Tikus dan Penggerek Batang Gerilya Serang Tanaman Padi di Sukoharjo

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Hama tikus dan penggerek batang masih menjadi ancaman besar petani bisa merusak tanaman padi. Untuk mengatasinya, Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo menerjunkan petugas untuk memberikan pendampingan dan meminta pada petani memperbanyak kegiatan pemberantasan hama. Serangan hama dipicu faktor perubahan cuaca dan pola tanam tidak serentak.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo Bagas Windaryatno, Senin (21/6/2021) mengatakan, sejak tahun 2020 lalu dan masuk musim tanam II (MT II) padi tahun 2021 ini serangan hama tikus masih menjadi ancaman terbesar petani. Keberadaan hewan pengerat tersebut mampu merusak tanaman padi petani. Akibatnya tanaman padi menjadi rusak dan hasil panen petani berkurang drastis. Bahkan hingga mengakibatkan kerugian besar petani karena hanya menerima sedikit uang hasil penjualan gabah kering panen.

Serangan hama kedua yang jadi ancaman besar bagi petani berikutnya penggerek batang. Sebab hama tersebut juga mengakibatkan kerusakan besar tanaman padi petani disejumlah wilayah. Kerusakan parah bahkan mengakibatkan tanaman padi mengalami kerusakan berat.

BERITA REKOMENDASI