Tikus Pithi Inginkan Capres dari Jalur Independen

Editor: KRjogja/Gus

KLATEN, KRJOGJA.com – Puluhan orang yang mengatasnamakan komunitas Tikus Pithi menggelar aksi damai, berorasi dan meneriakkan yel-yel di halaman Gedung DPRD Klaten Kamis (10/1). Mereka mendesak pemerintah membuka jalur independen untuk pencalonan presiden dan wakil presiden tahun 2019.

Koordinator aksi, Wajiman mengemukakan, aksi itu dilakukan untuk menyuarakan aspirasi masyarakat bawah, agar pemerintah membuka jalur independen untuk pencalonan presiden. “Minta pemerintah membuka jalur presiden dari independen. Kami ingin rakyat punya presiden yang murni dari akar rumput, bukan hanya yang berasal dari golongan,” kata Wajiman.

Menurut Wajiman, selama pemerintah dipegang oleh golongan, mereka terus berfikir tentang golonganya. Akibatnya, Indonesia tidak akan maju selama dipegang oleh golongan.

Lebih lanjut dijelaskan Wajiman, gagasan sudah empat tahun lalu. Sebenarnya akan dimunculkan pada tahun 2014 silam, tetapi persiapan belum matang. “Sekarang di pulau – pulau besar sudah terbentuk komunitas Tikus Pithi. Gerakan kami juga didukung LSM, mahasiswa, seniman, tokoh agama.

Komunitas Tikus Pithi tersebut menginginkan Tuntas Subagyo sebagai calon presiden independen. Usai meneriakkan yel-yel, dan bernyanyi, komunitas menuju kantor KPU Klaten.

Tahapan Pilpres 2019 sudah berjalan, namun komunitas tersebut tetap akan terus menyuarakan aksinya. “Memang tahapan Pilpres sudah berjalan, tetapi semua serba mungkin, UU bisa berubah dalam semalam,” kata Wajiman. (Sit)

 

BERITA REKOMENDASI