Tim Gabungan Cek Kelayakan Makanan

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Inspeksi mendadak (sidak) dengan agenda pemeriksaan terhadap jajanan sekolah dilakukan petugas dari tim gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo disepanjang Jalan Pemuda, Sukoharjo Kota. 

Hasilnya diketahui tidak ada satupun temuan pelanggaran penggunaan bahan kimia berbahaya terhadap 30 sampel makanan yang diperiksa. Petugas akan terus melakukan pemeriksaan di wilayah lain setelah pada kegiatan serupa beberapa waktu lalu menemukan pelanggaran terhadap jajanan yang dijual pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Taman Pakujoyo, Gayam, Sukoharjo Kota.

Kepala Bidang Penegak Peraturan Daerah (Perda) Satpol PP Sukoharjo, Sunarto, Rabu (13/11) mengatakan, inspeksi mendadak (sidak) dilakukan petugas dari tim gabungan kali ini menindaklanjuti kegiatan serupa sebelumnya yang menemukan pelanggaran penggunaan bahan kimia terhadap jajanan yang dijual PKL Taman Pakujoyo, Gayam, Sukoharjo Kota. Sasaran sidak kedua dilakukan petugas dengan sasaran jajanan yang dijual disepanjang Jalan Pemuda, Sukoharjo Kota.

Tempat tersebut dipilih karena banyak pedagang yang menjual berbagai jenis jajanan. Mayoritas pembeli makanan tersebut merupakan pelajar sekolah. Karena itu petugas melakukan pemeriksaan secara ketat sebagai bentuk upaya perlindungan kesehatan pada anak anak.

Dalam sidak tersebut petugas dari tim gabungan melakukan pemeriksaan terhadap semua makanan yang dijual pedagang. Petugas mengambil sampel satu per satu jajanan dan diperiksa. Hasilnya sebanyak 30 sampel makanan telah dilakukan pemeriksaan dan tidak ditemukan pelanggaran. Petugas tidak menemukan adanya kandungan bahan kimia berbahaya.

"Petugas mengambil dan melakukan pemeriksaan terhadap 30 jenis sampel makanan jajanan yang dijual pedagang di Jalan Pemuda, Sukoharjo Kota. Pemeriksaan kami lakukan dengan menggunakan laboratorium dan hasilnya nihil tidak ada temuan pelanggaran penggunaan bahan kimia berbahaya," ujarnya.

Meski tidak ada temuan namun petugas tetap akan mewaspadai peredaran makanan berbahaya mengandung bahan kimia. Pengawasan dilakukan Satpol PP dengan melibatkan DKK Sukoharjo melalui kegiatan sidak bersama di lapangan. Petugas setelah ini masih akan melakukan pemeriksaan di wilayah lain. "Petugas juga kami sosialisasi dan mendapatkan pembinaan agar menjual makanan sehat dan tidak memakai bahan kimia berbahaya," lanjutnya.

Satpol PP Sukoharjo juga meminta pada masyarakat untuk selektif dan waspada saat membeli makanan di pedagang. Apabila menemukan hal mencurigakan maka diminta segera melapor pada petugas. Nantinya laporan tersebut akan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan di lapangan. "Petugas juga sudah memberikan sosialisasi mengenai makanan sehat. Termasuk sanksi apabila pedagang nekat menggunakan bahan kimia sebagai campuran makanan," lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI