Tim Gabungan Masih Lakukan Tes Swab Antigen Pada Pemudik

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Operasi yustisi dan tes swab antigen masih terus dilakukan tim gabungan di Sukoharjo. Kegiatan tersebut digelar setelah Operasi Ketupat Candi 2021 berakhir 17 Mei lalu dan dilanjutkan dalam Operasi Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) selama dua pekan kedepan. Petugas menerapkan operasi tersebut sebagai upaya mencegah penyebaran virus Corona mengingat pergerakan pemudik masih tinggi.

Kasatlantas Polres Sukoharjo AKP Heldan Pramoda Wardhana, Jumat (21/5) mengatakan, sesuai perintah pimpinan sebagai bentuk pencegahan penyebaran virus Corona sekaligus melihat perkembangan pergerakan pemudik masih tinggi usai Lebaran maka Operasi Ketupat Candi 2021 yang telah berakhir dilanjutkan KRYD. Tim gabungan dilibatkan dalam kegiatan tersebut untuk melakukan operasi yustisi dan tes swan antigen. Petugas dari berbagai instansi seperti Polres, Kodim 0726 , Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo dilibatkan.

Operasi yustisi KRYD digelar dengan mengambil tempat di tiga pos pengamanan (pospam) sebelumnya yakni di wilayah Kecamatan Kartasura, Grogol dan Sukoharjo. Petugas dari tim gabungan dalam kegiatan tersebut akan menyasar kendaraan berpelat nomor luar daerah. Pemeriksaan masih sama seperti dalam operasi sebelumnya termasuk saat Operasi Ketupat Candi 2021 dilaksanakan kemarin.

Petugas melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi dan penumpang kendaraan berpelat nomor luar daerah berupa dokumen kesehatan berupa surat hasil tes swan antigen negatif, surat kelengkapan berkendara seperti SIM dan STNK dan identitas diri berupa Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el). Kelengkapan tersebut wajib ditunjukan kepada petugas yang menggelar operasi mengambil tempat dan jam secara acak. Petugas juga akan melaksanakan tes swab antigen kepada pengemudi dan penumpang kendaraan berpelat nomor luar daerah apabila tidak bisa menunjukan kelengkapan dokumen kesehatan.

BERITA REKOMENDASI