Tinggi, Kemiskinan Di Desa Bendo

BOYOLALI (KRjogja.com) – Tingkat kemiskinan di Desa Bendo, Kecamatan Nogosari, masih cukup tinggi karena masih banyaknya rumah tak layak huni.

Lurah Bendo, Samsidi mengakui di desanya total terdapat 790 rumah, dimana sebanyak 290 rumah saat ini masih dalam kategori tak layak huni. Diantaranya, dinding rumah yang masih berupa gedheg atau anyaman bambu, lantai tanah, atau genteng atau atap rumah yang dinilai kurang memadai. Meski demikian, hampir seluruh rumah di desa tersebut sudah mempunyai kamar mandi ataupun kloset.

"Dulu warga desa sini banyak yang tempat buang air besarnya hanya berupa jumbleng. Namun untuk menjaga kebersihan lingkungan, lewat berbagai program, ditekankan bahwa meski rumahnya masih kurang layak, namun harus memiliki kloset,” terangnya.

Menurut Samsidi, kurangnya SDM usia produktif di desa tersebut menjadi salah satu kendala dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat. Bahkan jumlah janda usia tua cukup tinggi, mencapai 25 persen dari jumlah penduduk desa. Dari sebanyak 2.300- an warga, yang saat ini masih menetap di desa tersebut kebanyakan adalah orang tua yang produktifitasnya sudah menurun. 

"Pemuda desa tingkat pendidikannya sebenarnya cukup baik, minimal lulusan SMA atau SMK, banyak yang lebih memilih merantau ke luar daerah. Padahal potensi pertanian dan kerajinan di desa ini cukup besar,” sebutnya. (R-11)

BERITA REKOMENDASI