Tingkat Kehadiran Pemilih Tantangan Terbesar Pilkada Masa Pandemi

KLATEN, KRJOGJA.com -Tantangan terbesar penyelenggaraan pemilihan kepala daerah pada masa pandemi adalah tingkat kehadiran pemilih. Untuk itu penyelenggara Pilkada dan juga pemerintah wajib melakukan sosialisasi secara maksimal agar nantinya warga datang ke TPS untuk memberikan suaranya.

Hal itu dikemukakan Asisten I Sekda Klaten dr Rony Roekmito dalam diskusi publik dengan tema Silahturahmi Bupati Klaten dengan Elemen Masyarakat Menyongsong Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Klaten Tahun 2020 yang Luber dan Jurdil Serta Bermartabat, Sukses Tanpa Ekses, di Pendopo Pemkab Klaten, Selasa (21/7). Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh

Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Klaten dalam rangka menyongsong Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 9 Desember 2020.

Lebih lanjut dr Rony mengingatkan agar penyelenggaraan Pilkada 9 Desember mendatang benar-benar mematuhi protokol kesehatan. Untuk mengurangi penumpukan pemilih, maka jumlah TPS diperbanyak menjadi 2.550, dan masing-masing TPS melayani maksimal 500 pemilih. Hal itu dilakukan agar TPS tidak menjadi klaster baru penularan Covid 19.

Diskusi menghadirkan empat narasumber masing-masing Asisten I Sekda Klaten dr Rony Roekmito, Kepala Satuan Intelijen dan Keamanan (Kasat Intelkam) Polres Klaten AKP Panaji Suryo Saputro, Komisioner KPU Kabupaten Klaten Wandya Supriyatno dan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Klaten Arif Fatkhurrokhman, dengan moderator Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Humas Setda Klaten Pandu Wirabangsa.

Bupati Klaten Hj Sri Mulyani mengajak kepada seluruh komponen masyarakat di Kabupaten Klaten agar selalu menjaga keutuhan dan kesatuan warga. Semua komponen masyarakat untuk selalu arif dan bijak dalam mengambil sikap perbedaan.

Kepala Kantor Kesbangpol Kabupaten Klaten Dodi Hermanu mengatakan, tujuan diskusi publik ini untuk memperoleh pemahaman bersama, menginformasikan dan menyebarluaskan tentang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Klaten tahun 2020 yang Bermartabat, Berkualitas dan Berintegritas dalam suasana lingkungan yang aman dan kondusif di Kabupaten Klaten. (Sit/Lia)

BERITA REKOMENDASI