TNI-Polri Dukung Gerakan Jateng di Rumah Saja

Editor: KRjogja/Gus

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Kepolisian Resor (Polres) Boyolali, Jawa Tengah bersama TNI dan jajaran terkait mendukung Gerakan Jateng di Rumah Saja, selama dua hari pada Sabtu-Minggu (6-7/2/2021) besok. Polri bersama TNI akan meningkatkan Operasi Yustisi di tempat-tempat pusat keramaian dengan memberikan sosialisasi pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya prokes untuk menekan angka COVID-19 di Boyolali.

Kapolres Boyolali, AKBP Morry Ermond mengemukakan Polres Boyolali bersama Kodim 0724/Boyolali akan melakukan tindakan tegas bagi masyarakat yang melanggar protokol kesehatan (prokes) sesuai aturan Surat Edaran (SE) Bupati Boyolali Nomor 300/1252/5.5/2021 tentang Peningkatan Kedisiplinan dan Pengetatan Protokol Kesehatan Mencegah COVID-19.

” Kami TNI dan Polri ditugaskan untuk membantu Pemerintah Daerah, sehingga angka penyebaran COVID-19 bisa ditekan. Kami juga minta bantuan awak media untuk ikut sosialisasi imbauan-imbauan mencegah penyebaran COVID-19 untuk disebarluaskan lebih masif kepada masyarakat Boyolali,” kata Kapolres, Jumat (5/2/2021).

Menurut Kapolres, Pemerintah dan Satgas COVID-19 yang melaksanakan sosialisasi penanganan COVID-19 dapat dipahami dan diterima dengan baik oleh masyarakat, sehingga harapannya angka terinfeksi COVID-19 di Boyolali dapat ditekan.

Selain itu, Polres bersama Kodim 0724/Boyolali dan pemerintah daerah terus menggencarkan sosialisasi 5M, yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

“Kami terus terang agak khawatir kondisi perkembangan COVID-19 di Jawa Tengah, dan khususnya Boyolali sesuai data satgas angkanya cukup tinggi. jumlah akumulasi sebanyak 4.757 kasus,” ujar Kapolres.

BERITA REKOMENDASI