Tolak Anarkis, Polres Boyolali adakan Silaturahmi Bersama Tolak Anarkis.

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Menyikapi perkembangan Kamtibmas dewasa ini, Kepolisian Resort (Polres) Boyolali, Jawa Tengah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten setempat melakukan berbagai upaya dalam rangka memberikan jaminan keamanan yang kondusif bagi masyarakat menjelang Pilkada serentak Tahun 2020 mendatang.

Ditambah pandemi Covid-19 yang masih melanda tanah air sekarang ini, Polres setempat bersama elemen masyarakat, Organisasi Kemahasiswaan, Tokoh Buruh, Organisasi Masyarakat (Ormas) menggelar Silaturahmi sekaligus deklarasi menolak segala bentuk anarkis yang meresahkan masyarakat di Boyolali,Senin (19/10/2020).

Silaturahmi bertempat di Mapolres Boyolali, dalam kesempatan tersebut Kapolres Boyolali, AKBP Rachmad Nur Hidayat, mengucapkan terima kasih kepada seluruh Elemen masyarakat,Ormas dan Organisasi Kemahasiswaan telah berkenan hadir ke Kapolres Boyolali dalam rangka Silaturahmi Kamtibmas menjelang Pilkada damai 2020.

Kapolres mengemukakan, Silaturahmi ini merupakan Inisiasi dari badan eksekutif mahasiswa mengajak diskusi bagaimana Boyolali kedepan biar aman dan kondusif. Pihaknya selalu mengedepankan diskusi setiap terjadi permasalahan sehingga diperoleh jalan tengah dalam mengatasinya.” Kita selalu dikedepankan pro aktif bukan reaktif, kita carikan Win Win Solution untuk kebaikan semuanya. Artinya, pada saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19, masalah itu juga cepat selesai dan pandemi Covid-19 juga teratasi,” ujar Kapolres.

Disinggung masalah kondusifitas menjelang Pilkada,Kapolres mengatakan masalah Pilkada,masalah pro kontra Undang Undang Omnibus Law. Pihaknya dalam menghadapi permasalahan bersikap pro aktif.” Jadi kita akan menyaring dulu,kita carikan Win Win Solution. Pilkadanya aman,terus kemudian ada penyelesaian baik untuk permasalahan Omnibus Law ini,” kata dia.

Kapolres menjelaskan,kalau seandainya kita menyelesaikan permasalahan itu dengan cara – cara yang mungkin tidak bijak itu akan berakibat.Berakibat kalau kita berkerumun mengakibatkan penyebaran Covid-19,muncul klaster baru. Kalau permasalahan kesehatan itu nanti tidak teratasi ujung ujungnya Kamtibmas juga.” Jadi dengan kita bijak menanggapi semuanya,harapannya permasalahan sosial terasi,permasalahan Kamtibmas teratasi, permasalahan kesehatan juga terasi.” jelasnya.

Sementara,salah satu mahasiswa dari STIKES Esti Utomo, Dana mengatakan menyambut positif acara Silaturahmi di Polres Boyolali.” Kami berharap Boyolali yang sejauh ini,telah kondusif terlebih menjelang Pilkada 9 Desember 2020 tetap aman dan damai,” pungkasnya.(*_1/Sit)

BERITA REKOMENDASI