Tolak RUU KPK, AMS Datangi Kantor Dewan

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Aliansi Mahasiswa Sukoharjo (AMS) aksi demo di halaman gedung DPRD Sukoharjo, Selasa (24/9). Puluhan mahasiswa meneriakan penolakan RUU KUHP serta RUU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selama aksi mereka mendapat pengamanan ketat dari aparat keamanan. Massa kemudian ditemui pimpinan dewan dan meminta aspirasi mereka bisa diteruskan ke DPR RI dan pemerintah pusat.

Koordinator lapangan aksi mahasiswa Fiqih Sahabudin mengatakan, aksi dilakukan sebagai bentuk keprihatinan dan digelar secara serentak disemua daerah. AMS menggelar aksi dengan diikuti oleh puluhan mahasiswa.

Aksi diawali dengan jalan kaki dari kampus Univet Sukoharjo menuju ke gedung DPRD Sukoharjo. Selama perjalanan hingga ke lokasi demo mahasiswa mendapat pengamanan ketat dari aparat keamanan gabungan.

Massa membentangkan berbagai spanduk dan berorasi di halaman gedung DPRD Sukoharjo. Mahasiswa meneriakan penolakan RUU KUHP serta RUU KPK.

Mahasiswa juga menyampaikan sejumlah tuntutan saat melakukan orasi demo. Tuntutan tersebut yakni, mendesak DPR RI untuk menunda RUU KUHP dan mengkaji pasal pasal bermasalah, membatalkan RUU KPK, menolak seluruh pelemahan KPK, menuntut pemerintah untuk mengusut tuntas pelaku perusakan lingkungan.

Tuntutan mahasiswa lainnya menolak RUU Ketenagakerjaan karena merugikan buruh, menolak RUU Pertanahan, menolak RUU PKS, meminta penghentian penangkapan dan kekerasan pada aktivis diberbagai daerah.

Dalam aksinya mahasiswa mendesak agar tuntutan yang diajukan mendapat dukungan dari DPRD Sukoharjo. Mahasiswa meminta agar para wakil rakyat tersebut menandatangani akta kesepakatan bersama. “AMS mengajukan tuntutan kami mendesak DPRD Sukoharjo untuk menyampaikan aspirasi mahasiswa ke DPR RI dan pemerintah pusat,” ujarnya.

Ketua DPRD Sukoharjo Wawan Pribadi mengatakan, pimpinan dewan sengaja menemui para mahasiswa yang akan menyampaikan aspirasi. Pertemuan juga dihadiri sejumlah anggota DPRD Sukoharjo lainnya.

“DPRD Sukoharjo memberi kesempatan pada mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi. Kami juga mengapresiasi mahasiswa karena kepedulian terhadap perkembangan negara. Aspirasi mahasiswa akan kami sampaikan ke pusat,” ujarnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI