Tuntut Jadi PNS, GTKHNK 35+ Klaten Minta Dukungan DPRD

KLATEN, KRJOGJA.com – Guru dan pegawai tidak tetap (GTT/PTT) yang tergabung dalam Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Non Kategori berusia lebih dari 35 tahun (GTKHNK 35+) Kabupaten Klaten dijadwalkan mendatangi Kantor DPRD Klaten, Senin (17/2/2020). Kedatangan mereka untuk meminta dukungan atas rencana menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Jakarta.

Ketua GTKHNK 35+ Kabupaten Klaten, Yuyun Cahyani, mengatakan, GTKHNK 35+ merupakan forum komunikasi GTT/PTT dari jenjang SD, SMP, SMA, SMK Negeri. Di Kabupaten Klaten, jumlah GTT/PTT yang masuk dalam anggota GTKHNK 35+ ada sebanyak 350 orang. Mereka telah mengabdi di dunia pendidikan rata-rata diatas 10 sampai 15 tahun. Meski telah lama mengabdi namun status dan kesejahteraan belum berpihak.

“Agenda hari Senin (17/2/2020) kami ingin audensi dengan DPRD Klaten dalam rangka memohon dukungan (menghadiri) Rakornas di Jakarta yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Di DPRD Provinsi dan Pusat sudah dapat (dukungan Rakornas),” ujar Yuyun, Minggu (16/2/2020).

Selain ke DPRD, kata Yuyun, permintaan dukungan untuk menghadiri Rakornas di Jakarta juga akan disampaikan ke Dinas Pendidikan (Disdik), PGRI, dan Bupati Klaten melalui Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) di Gedung PGRI Klaten pada Selasa (18/2/2020). “Kami akan terus berjuang. Berbagai jalan komunikasi dengan birokrasi terus kami lakukan,” ujarnya.

Sementara dalam agenda Rakornas di Jakarta, ada dua tuntutan yang akan disampaikan, yakni pertama, mendesak Presiden Joko Widodo mengeluarkan Keputusan Presiden (Kepres) untuk pengangkatan GTKHNK 35+ menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) tanpa tes. Kemudian kedua, anggaran untuk gaji GTT/PTT yang selama ini berasal dari APBD supaya beralih dibebankan pada APBN.

“Tuntutan tersebut karena berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS, untuk kami (GTKHNK 35+) sudah tidak bisa ikut ujian CPNS, karena sudah berumur lebih dari 35 tahun, meski kami telah mengabdi bertahun-tahun,” ujarnya.(Lia)

BERITA TERKAIT