Uji Coba PTM Siap Dilaksanakan

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo memastikan SMPN 1 Sukoharjo siap melaksanakan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) direncanakan 5 April mendatang. Kepastian diketahui setelah selesai melakukan pengecekan kesiapan. Diharapkan saat uji coba PTM dilaksanakan semua komponen yang terlibat baik guru dan siswa mematuhi protokol kesehatan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo Darno, Rabu (31/03/2021) mengatakan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo melakukan persiapan pelaksanaan uji coba PTM 5 April mendatang sesuai kewenangannya di sekolah tingkat SMP. Khusus di SMPN 1 Sukoharjo telah dilakukan pengecekan langsung dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo.

Hasilnya diketahui SMPN 1 Sukoharjo siap sepenuhnya melaksanakan uji coba PTM. Kesiapan dilihat dari sarana dan prasarana sesuai dengan ketentuan yang dikeluarkan pemerintah. Hal itu seperti kelengkapan tempat mencuci tangan memakai sabun, penyediaan masker, hand sanitizer, penyemprotan disinfektan, pengaturan meja dan kursi sesuai aturan jaga jarak di ruang kelas.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo memastikan protokol kesehatan secara ketat akan diterapkan di SMPN 1 Sukoharjo saat uji coba PTM nanti. Sebab dari sisi sumber daya manusia khususnya guru juga telah dipersiapkan membantu memberikan pembelajaran langsung ke siswa di ruang kelas sesuai dengan ketentuan protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus Corona.

“Guru khususnya di SMPN 1 Sukoharjo sudah menjadi sasaran vaksinasi virus Corona sebagai bagian dari persiapan uji coba PTM. Persiapan di SMPN 1 Sukoharjo sudah siap sepenuhnya,” ujarnya.

Saat uji coba PTM nanti siswa kemungkinan besar belum menjadi sasaran vaksinasi virus Corona. Sebab Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo memprioritaskan vaksinasi virus Corona diberikan pada guru terlebih dahulu.

Darno menjelaskan, secara teknis uji coba PTM nanti akan dilaksanakan hanya tiga jam saja dalam satu hari pembelajaran di ruang kelas. Total ada tiga mata pelajaran akan diajarkan guru ke siswa dalam uji coba PTM tersebut.

Di ruang kelas nanti siswa sudah disediakan tempat sendiri berupa meja dan kursi yang diatur sesuai jaga jarak agar tidak berkerumun. Selama di ruang kelas siswa dan guru wajib memakai masker demi mencegah penyebaran virus Corona.

Pihak sekolah pada pelaksanaan uji coba PTM hanya akan membuka ruang kelas siswa dan ruang guru saja. Sedangkan Musala atau masjid, kantin, perpustakaan dan ruang lainnya ditutup. Hal ini agar ruangan tidak menjadi tempat penyebaran virus Corona di sekolah.

Bentuk pencegahan penyebaran virus Corona juga dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo dengan meminta siswa wajib langsung ke sekolah setelah pergi dari rumah. Siswa dilarang berhenti atau bermain ke tempat lain. Selain itu orang tua murid juga diminta membantu mengantar anak dari rumah langsung ke sekolah.

“Orang tua murid dan siswa harus punya kesadaran membantu kelancaran uji coba PTM sekaligus pencegahan penyebaran virus Corona,” lanjutnya.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona sekaligus Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, mengatakan, DKK dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo terkait uji coba PTM di sekolah ditengah pandemi virus Corona. Hal itu dilakukan setelah ada surat edaran dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah menindaklanjuti kebijakan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Koordinasi dilakukan dengan kajian bersama DKK, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo. Materi kajian berkaitan dengan sekolah mana yang akan menerapkan uji coba PTM.

Sesuai kebijakan gubernur sekolah yang akan memulai uji coba PTM merupakan SMP, SMA/SMK sederajat. Sedangkan untuk PAUD, TK dan SD belum melaksanakan pada tahap awal uji coba PTM ini. (Mam)

BERITA REKOMENDASI