Umat Hindu Boyolali Siapkan Ogoh Ogoh Jelang Hari Raya Nyepi

Editor: Agus Sigit

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Umat Hindu akan melaksanakan Hari Raya Nyepi pada Kamis (3/3/2022) mendatang. Berbagai rangkaian prosesi peringatan hari raya tersebut telah dilaksanakan. Seperti yang terlihat di Pura Bhuana Puja yang berada di Desa Karanganyar, Kecamatan Tamansari, pada Sabtu (26/2/2022).
Masyarakat di desa tersebut mulai bersiap menyambut Hari Raya Nyepi. Terlebih, untuk upacara Tawur Agung pada Selasa (2/3/2022) nanti masyarakat umat Hindu di Desa Karanganyar membuat ogoh ogoh sebagai simbol kejahatan yang akan ditampilkan jelang perayaan Nyepi di desa setempat.
“Intinya nanti menyambut Hari Raya Nyepi di penghujung Tahun Saka kita harus melepaskan segala hal hal buruk yang kita lakukan selama satu tahun untuk menyongsong tahun baru,” ungkap salah satu pengurus Pura Bhuana Puja, Agus Sutiyono.
Satu buah ogoh ogoh setinggi 3,5 meter dengan biaya pembuatan sekitar Rp 5 juta ini nantinya akan dibakar di sekitar pura pada upacara Tawur Agung. Prosesi ini cukup berbeda dengan tahun tahun sebelumnya yang melalui proses pawai atau arak arakan keliling desa. Karena masih dalam situasi pandemi Covid-19, maka proses pawai ditiadakan.
“Tahun ini kita pusatkan kegiatan di pura untuk ritual dan nanti untuk pembakaran ogoh ogoh di lingkungan sekitar pura. Tanpa ada pawai atau arak arakan,” katanya.
Ogoh ogoh berwarna coklat ini telah dikerjakan selama dua bulan dimulai dari akhir Bulan Desember tahun lalu, dan kini telah masuk proses finishing. (R-3)

BERITA REKOMENDASI