Universitas Boyolali Gandeng Kelompok Wanita Tani Ubah Mawar Jadi Sirup

Editor: KRjogja/Gus

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Bunga mawar merupakan komoditas perkebunan yang cukup melimpah di Kabupaten Boyolali,Jawa Tengah. Selama ini,bunga mawar biasanya hanya digunakan untuk penabur di makam. Bila sepi pembeli dan bunga berwarna merah dan putih itu dibuang begitu saja ke tempat sampah.

Ditangan Kelompok Wanita Tani (KWT) Putri Mawar, Desa Cluntang, Kecamatan Musuk, binaan Universitas Boyolali mengolah bunga mawar menjadi berbagai produk olahan.

Ketua LPPM UBY sekaligus Ketua Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM),Jujuk Juhariah mengatakan ada Empat program kegiatan yang diberikan Tim PKM UBY yang didukung Kemenristek Brin melalui dana hibah. Yakni, pelatihan dan manajemen pemasaran produk olahan mawar, pelatihan pemanfaatan lomba industri rumah tangga olahan mawar, pelatihan manajemen produksi, pemasaran produk dan penjaminan mutu produk olahraga mawar, serta pelatihan penggunaan cabinet dryee untuk meningkatkan kapasitas produksi olahan mawar,” kata Jujuk Juhariah,Kamis (23/7/2020).

Pelatihan juga memberi wawasan peluang dan cara pemasaran produk olahan mawar. Sebagai bentuk realisasi program peningkatan kapasitas produksi, pihaknya dan Tim PKM memberikan hibah berupa cabinet dryer.

“saya minta Kelompok Wanita Tani (KWT) Putri Mawar memanfaatkan dan merawat cabinet dryer ini sehingga kontinuitas produksi selalu terjaga,” ungkapnya.

Menurut Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Putri Mawar,Sri Mulyani bunga mawar ini merupakan komoditas perkebunan di desa Cluntang, Kecamatan Musuk. Bunga mawar ini dapat diolah menjadi teh celup bunga mawar, sirup bunga mawar, kripik mawar dan teh bunga mawar. Pembuatan produk dari Bunga mawar relatif sangat mudah mampu menarik minat masyarakat untuk membuat dan memasarkan teh mawar ketika harga bunga mawar sedang turun.

“Kami berterima kasih atas program kemitraan masyarakat dari Kemenristek Brin dan Universitas Boyolali.Ke depan,Kelompok Wanita Tani (KWT) Putri Mawar semakin produktif dan profesional dalam menjalankan usaha pengembangan produk berbahan dasar bunga mawar,” (*_1/Sit)

BERITA REKOMENDASI