Unwidha Serahkan Sertifikat Pendidik Guru Profesional

Editor: Agus Sigit

KLATEN, KRJOGJA.com – Universitas Widya Dharma (Unwidha) Klaten melakukan pengukuhan dan penyerahan sertifikat pendidik guru profesional Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam jabatan, tahun 2019/2020, Selasa (23/3/21).

Rektor Unwidha Prof. Dr. Triyono M.Pd dan Wakil Rektor I Dr. Purwo Haryono M.Hum mengemukakan, jumlah lulusan PPG tahun 2019 dan 2020 sebanyak 70 orang guru profesional terdiri guru profesional bidang studi matematika sebanyak 19 orang dan bidang studi PPKN sebanyak 51 orang. Jumlah lulusan tahun 2019 sebanyak 61 orang, sehingga sampai saat ini progarm studi PPG Unwidha Klaten telah meluluskan 131 orang guru profesional dari dua bidang studi, matematiak dan PPKN.

Unwidha tahun 2020, jumlah peserta yang mengikuti uji kompetensi mahasiswa PPG sebanyak 129 orang. Jumlah yang lulus 67 orang atau sekitar 52 persen.

Sebaran lulusan PPG 2019 dan 2020, sebanyak 70 orang tersebut terdiri 24 orang laki-laki, dan 36 orang perempuan. Hal ini menunjukkan bahwa perempuan mendominasi guru profesional. Sebanyak 9 merupakan guru SMA, 41 orang guru SMK, 19 orang guru SMP dan 1 orang guru SLB.

Mereka berasal dari enam propinsi, yakni 65 orang dari Jawa Tengah, DIY 1 orang, Jatim 1 orang, Banten 1 orang, Bali 1 orang, dan 1 orang dari Propinsi Sulawesi Barat.

Ketua Yayasan Pendidikan Indonesia (YPI) Klaten, D.r Basuki M.M mengemukakan, ada beberapa pengurus yayasan yang sebelumnya pernah menjabat rektor. Ini salah satu faktor yang membuat yayasan dan universitas memiliki visi dan misi yang sama.

“Jika antara yayasan dan lembaga visi misinya berbeda, sering terjadi persoalan dalam perjalananya. Kebetulan Rektor Unwidha selama ini punya hubungan dan komunikasi baik dengan yayasan sehingga kebijakan yang diambil rektor bisa sejalan dengan kebijakan yang ditetapkan yayasan,” kata Dr Basuki.

Dr. Basuki M.M berharap selain telah mengelola PPG untuk PPKN dan matematika, Unwidha nanti juga mengelola program studi lain. Seperti Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa Indonesia dan juga Pendidikan Bahasa Jawa. (Sit)

 

BERITA REKOMENDASI