Unwidha Steril dari Kegiatan Politik Praktis

Editor: Ivan Aditya

KLATEN, KRJOGJA.com – Puncak acara dies natalis ke-49 Universitas Widya Dharma Klaten berlangsug khitmat dengan menggelar malam tirakatan. Pada kesempatan itu diserahkan berbagai penghargaan pada para dosen dan mahasiswa berpresatsi, serta kepada mereka yang sudah lama mengabdi, maupun yang sudah pensiun. Unwidha genap berusia 49 tahun pada 19 Desember 2018.

Ketua Yayasan Pendidikan Indonesia Klaten Dr H Basuki MM disela acara mengemukakan, untuk pengembangan Unwidha pada masa mendatang akan dilakukan pengembangan fisik maupun akademik. Pengembagan fisik berupa penambahan lahan maupun bangunan fisik bangunan terutama untuk pemindahan  perpustakaan pusat dari yang ada sekarang ke proyek yang baru.

"Untuk pengembangan bidang akademik, yakni upaya peningkatan dari sisi akreditasi, juga penambahan program studi baru. Selain itu juga ada program-program unggulan baru yang akan dikembangkan, yakni PGSD yang sekarang sudah memasuki tahun ketiga, serta PPG akan segera menerima mahasiswa baru,” jelasnya.

Kegiatan yang dilakukan dalam ramgka dies natalis,antara lain lomba, olahraga, kegiatan ilmiah, pemilihan dosen dan mahasiswa berprestasi. Selain itu juga pemberian penghargaan bagi dosen dan karyawan yang sudah megabdi 20 – 30 tahun, serta yang purna tugas.

Rektor Unwidha Prof Dr H Triyono MPd mengemukakan, dengan usia Unwidha genap 69 tahun harapan kedepan akan semakin maju, berkembang dan  dipercaya masyarakat. Di tahun politik ini kampus Unwidha ditegaskan steril dari kegiatan politik prakatis.

“Dosen, mahasiswa jadilah pemilih yang cerdas, rasional, obyektif. Cerdas dalam memilih, rasional dalam menentukan pilihan, serta obyektif dalam menilai caleg yang akan dipilih. Jangan sampai kegiatan pesta demokrasi memecah belah persatuan kesatuan bagsa. Ini yang penting ingin saya smapaikan, kampus kami steril dari kegiatan politik praktis,” tandas Rektor.

Selain itu, Rektor juga menjelaskan, melalui berbagai upaya serta perkembagan positif dari tahun ke tahun, diharapkan Unwidha akan menjadi  10 terbesar PTS di Jawa Tengah. Hingga saat ini mahasiswa Unwida masih dodimoninasi asal Klaten.

Hal itu menunjukkan Unwidha sebagai perguruan tinggi yang dipercaya dan dicintai oleh masyarakat dimana kampus tersebut berdiri. Namun demikain, Unwidha juga memeiliki banyak mahasiswa dari berbagai pulau di penjuru tanah air, dari Papua hingga Sumatra. (Sit)

BERITA REKOMENDASI