UU Kearsipan Terus Disosialisasikan

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Arsip harus dikelola secaa profesional untuk memastikan dokumentasi dan ketersediaam data sebagai alat bukti yang sah dan autentik. Manajemen arsip juga diperlukan untuk kebutuhan sistem data yang terpadu dan komprehensif. 

Karena itu, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Boyokali (Arpus) melakukan sosialisasi pengawasan kearsipan internal kepada dinas di lingkungan Pemkab Boyolali, Kamis (21/3), agar tujuan pembenahan sistem kearsipan bisa tercapai. Kepala Dinas Arpus Boyolali, M Qodri menjelaskan, sesuai Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan, UU tersebut bertujuan menjamin perlindungan negara dan hak-hak keperdataan rakyat melalui pengelolaan arsip yang autentik dan terpercaya. Sehingga pengelolaan arsip ini mempunyai peran yang sangat vital dalam upaya menjamin hak-hak masyarakat bisa terjamin dalam banyak aspek.

"Ini juga bertujuan untuk mendinamiskan penyelenggaraan kearsipan nasional sebagai sebuah sistem yang terpadu dan komprehensif," kata Qodri. 

UU tersebut, lanjutnya, juga untuk menjaga keotentikan dan pemanfaatan arsip, sebab ini terkait data. Melihat pentingnya pengelolaan arsip tersebut, ia berharap seluruh pihak untuk bisa menerapkan manajemen kearsipan dengan lebih baik agar tujuan UU tercapai. (Gal)

 

BERITA REKOMENDASI