Vaksinasi Virus Corona Sasar Penderita Diabetes Melitus dan Hipertensi

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRjOGJA.com – Pemkab Sukoharjo melakukan pencanangan vaksinasi virus Corona untuk penderita penyakit kronis diabetes melitus (DM) dan hipertensi (HT) di Rumah Sakit Ir Soekarno Sukoharjo, Jumat (27/08/2021). Vaksinasi virus Corona diberikan sebagai bentuk perlindungan sekaligus meningkatkan angka capaian target pemerintah. Disisi lain juga memperkuat kekebalan tubuh sasaran vaksin agar tidak mendapat gejala berat saat terpapar virus Corona.

Bupati Sukoharjo Etik Suryani mengatakan, permasalahan pandemi virus Corona saat ini masih terus terjadi dan di Indonesia meskipun secara nasional kasusnya sudah mengalami penurunan dari hari ke hari sejak pemerintah menerapkan kebijakan PPKM yang masih diperpanjang sampai dengan tanggal 30 Agustus yang akan datang. Semoga dengan perpanjangan PPKM ini penurunan kasus akan terus berlanjut sehingga pandemi virus Corona akan segera berakhir.

Etik Suryani melanjutkan, selain melalui penerapan kebijakan PPKM salah satu upaya yang saat ini sedang dilakukan oleh pemerintah adalah melalui pemberian vaksinasi. Sejak dicanangkan oleh Presiden Jokowi pada awal bulan Januari yang lalu, pemerintah saat ini terus melakukan percepatan pemberian vaksinasi kepada seluruh lapisan masyarakat termasuk bagi penderita penyakit kronis DM dan HT.

“Seperti kita ketahui bersama bahwa penderita penyakit kronis yang terinfeksi virus Corona memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan dengan yang tidak memiliki penyakit kronis,” ujarnya.

Etik melanjutkan, sehingga pemberian vaksinasi kepada penderita penyakit kronis ini diharapkan dapat mengurangi risiko apabila penderita penyakit kronis khususnya DM dan HT apabila terpapar virus Corona.

“Saya sangat mengapresiasi atas penyelenggaraan kegiatan vaksinasi ini. Harapan saya mudah-mudahan kegiatan vaksinasi seperti ini kedepan juga dapat diberikan bagi penderita penyakit-penyakit kronis lainnya,” lanjutnya.

Etik Suryani berpesan kepada peserta vaksinasi setelah mendapatkan vaksin virus Corona tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan menggunakan sabun, menghindari kerumunan. Cara tersebut dianggap lebih efektif membantu pemerintah menekan penyebaran virus Corona.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo Yunia Wahdiyati mengatakan, ada ratusan peserta JKN-KIS yang terdeteksi DM dan HT. Padahal dari beberapa kasus virus Corona mereka dengan penyakit bawaan ini cenderung bergejala berat bahkan ada yang meninggal dunia saat terpapar virus Corona.

Pemkab Sukoharjo melihat kondisi tersebut kemudian berusaha membantu dengan menggelar vaksinasi virus Corona. Warga dengan penyakit kronis DM dan HT disasar untuk mendapatkan vaksin virus Corona.

“Penderita DM dan HT sekarang cukup banyak tidak hanya orang tua tapi juga usai produktif. Mereka disasar vaksin virus Corona,” ujarnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI