Verifikasi Calon Penerima Bantuan STB di Delapan Kecamatan

Editor: Agus Sigit

KLATEN, KRjogja.com – Menjelang penghentian siaran terestrial analog atau analog switch off (ASO), calon penerima bantuan set top box (STB) dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di Kabupaten Klaten mulai diverifikasi.

Sub Koordinator Komunikasi Publik Diskominfo Klaten, Pinandita Bima Mahendra Rabu (20/7/2022) mengatakan, dalam melakukan verifikasi dan validasi calon penerima bantuan STB, Diskominfo Klaten koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermasdes). Adapun data acuan yang digunakan adalah data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) milik Kementerian Sosial (Kemensos).
Verifikasi dilakukan oleh masing-masing pemerintah desa di delapan kecamatan. Yakni Kecamatan Gantiwarno, Jogonalan, Klaten Tengah, Bayat, Cawas, Trucuk, Wedi, dan Prambanan. Proses verikasi telah berlangsung sejak Jumat  17 Juli 2022 dan ditargetkan selesai pada Jumat, 22 Juli 2022.

“Setelah selesai verifikasi dan validasi, data akan kami kirimkan ke Kementerian Kominfo untuk ditindaklanjuti. Selanjutnya bantuan akan didistribusikan sesuai dengan nama dan alamat penerima,” kata Pinandita.

Menurut Pinandita, verifikasi dan validasi tersebut dilakukan agar bantuan tepat sasaran sesuai dengan arahan dari Kementerian Kominfo, yaitu satu KK satu STB. Namun apabila dalam verifikasi dan validasinya ditemukan lebih dari satu calon penerima dalam satu rumah, maka hanya diambil salah satunya.

“Sesuai petunjuk teknis yang kami terima, disebutkan bantuan hanya berupa satu STB untuk satu rumah. Artinya untuk satu pesawat TV saja,” kata Pinandita pula.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Klaten, Amin Mustofa menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Klaten yang masih menggunakan TV analog untuk beralih menggunakan TV digital atau menggunakan STB secara mandiri. Hal ini sehubungan penerapan ASO di wilayah Klaten dijadwalkan mulai 25 Agustus mendatang bersama dengan wilayah DI Yogyakarta.

“Untuk masyarakat mampu, silahkan membeli STB yang bersertifikat Kominfo secara mandiri, baik di market place daring maupun toko-toko penyedia unit STB. Sehingga permintaan STB tidak krodit saat ASO diterapkan,” jelas Amin Mustofa. (Sit)

BERITA REKOMENDASI