Wahana Umbul Ponggok Dinilai Mengecewakan

Editor: Ivan Aditya

KLATEN, KRJOGJA.com – Keberadaan wahana ninja warrior yang berada di Objek Wisata Umbul Ponggok, Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Klaten dikeluhkan pengunjung terutama mereka yang hobi fotografi. Wahana permainan anak itu dinilai mempengaruhi hasil foto bawah air menjadi tak maksimal.

Salah satu pengunjung, Bowo (45), asal Wonogiri, mengaku sering berkunjung Umbul Ponggok untuk berfoto dalam air. Ia bersama rombongannya memilih ke Ponggok karena konsep alami yang disuguhkan di objek wisata tetsebut.

Namun akhir-akhir ini ia mengaku kecewa dengan hasil foto dalam air yang kurang senpurna akibat pancaran bayangan warna dari wahana ninja warrior. Menurutnya, hasil foto tak sesuai harapan seperti saat sebelum ada wahana bermain tersebut. "Hasil foto jadi kurang bagus. Ada bayangan warna dari ninja warrior," tuturnya, Rabu (21/02/2017).

Sementara itu, pengunjung lainnya, Ristanto (35) asal Kartasura, Sukoharjo, mengeluhkan jam operasional objek wisata Umbul Ponggok. Pengunjung dibatasi sampai pukul 16:00 WIB. Menurutnya, pembatasan jam pengunjung membuat tak nyaman. "Saat sedang renang sudah ada pengumuman akan tutup. Jadi kurang bebas," ujarnya.

Menanggapi itu, Direktur Badan Usaha Unit Desa (Bumdes) Tirta Mandiri, Joko Winarno, mengatakan, bisa memaklumi keluhan pengunjung yang datang ke Umbul Ponggok baik karena adanya wahana permainan ninja warrior maupun batasan jam operasional objek wisata. Pihaknya sudah memprediksi dampak dari kebijakan itu.

Dijelaskan, wahana ninja warrior dipajang di Umbul Ponggok sejak Januari lalu. Kelengkapan arena bermain itu bertujuan untuk mengakomodir pengunjung terutama anak-anak. Sedangkan jam operasional objek wisata ada perubahan dari sebelumnya pukul 06:00 WIB sampai 17:00 WIB kini menjadi pukul 08:00 WIB sampai 16:00 WIB. Hal ini untuk efisiensi waktu.

"Awal tahun 2018 ini untuk target pengunjung memang belum sesuai harapan. Dari rencana target 6000 pengunjung per bulan, baru dapat terealisasi 1000 pengunjung per bulan. Pada intinya kita sudah memprediksi pasti ada keluhan (ninja warrior dan jam operasional objek wisata), nanti akan dijadikan masukan sebagai bahan evaluasi," ujarnya. (Lia)

BERITA REKOMENDASI