Warga Geger, Sehari Dua Rumah Terbakar

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Kebakaran terjadi di dua rumah dilokasi berbeda di Sukoharjo, Selasa (5/9/2017). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Api berhasil dipadamkan setelah petugas mengerahkan sejumlah mobil pemadam kebakaran. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan petugas.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Sukoharjo Heru Indarjo mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 11.00 di rumah Hadi Martono (60) di Dukuh Bener, Desa Tepisari, Kecamatan Polokarto. Kebakaran kali pertama diketahui oleh saksi Manto (70) tetangga Hadi Martono saat keluar rumah.

Rumah Manto sendiri berada tepat di depan rumah Hadi Martono melihat kepulan asap hitam dan pekat. Selain itu juga terlihat percikan api di atas rumah Hadi Martono.

Manto kemudian menginformasikan hal tersebut kepada para tetangga. Saat dilihat ternyata di dalam rumah Hadi Martono sudah dipenuhi api. Manto bersama tetangga selanjutnya berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Karena api besar maka warga kemudian meminta pertolongan kepada petugas. Selang tidak lama mobil pemadam kebakaran datang untuk melakukan pemadaman.

Usai api padam petugas langsung melakukan pemeriksaan dan meminta keterangan warga dan pemilik rumah. Penyebab kebakaran belum diketahui. Meski begitu diduga kebakaran terjadi karena obat nyamuk bakar yang masih menyala.

Sementara itu kebakaran juga terjadi di rumah Sunarko (65) warga Dukuh Ngenden, Desa Banaran, Kecamatan Grogol sekitar pukul 13.00. Kebakaran diketahui oleh saksi Joko (46) saat berjalan melewati rumah Sunarko. Saat itu terlihat Sunarko sedang berusaha memadamkan api di dalam rumah bagian belakang. Saat kejadian kondisi di rumah Sunarko juga dipenuhi asap pekat hitam.

Joko yang melihat kejadian tersebut langsung meminta pertolongan kepada warga. Selang tidak lama warga datang dan membantu melakukan pemadaman. Namun karena kondisi api besar maka warga meminta bantuan kepada petugas pemadam kebakaran. Api selanjutnya berhasil dipadamkan.

“Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan petugas. Belum bisa dipastikan,” ujar Heru Indarjo.(Mam)

 

BERITA REKOMENDASI