Warga Perantau Diminta Tak Mudik, Anggaran Bisa Disedekahkan

Wagimin menjelaskan maksud dari slogan tersebut adalah para perantau Desa Pranggong bersama-sama menghimpun dana yang awalnya akan dipergunakan untuk mudik, dengan adanya larangan dari pemerintah sehingga dialihkan menjadi dana sedekah. Dana sedekah yang terkumpul, diberikan kepada fakir miskin, anak yatim, kaum dhuafa, marbot masjid, guru ngaji yang berada di desa setempat.

“Mereka bahu membahu, saling menginformasi kepada seluruh anggota paguyubannya, untuk mengumpulkan biaya yang tadinya untuk mudik, mereka galang bersama dan disumbangkan kepada masyarakat yang ada di tanah kelahirannya,” jelas Wagimin.

BERITA REKOMENDASI