Warga Terdampak Limbah Pabrik Geruduk Dewan

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Ratusan warga terdampak limbah bau PT Rayon Utama Makmur (RUM) Nguter demo besar, Jumat (19/01/2018). Mereka menuntut pabrik ditutup sementara karena sudah meresahkan. Mereka ditemui pimpinan Muspida Sukoharjo di gedung DPRD Sukoharjo.

Hasil pertemuan diketahui PT RUM diberi waktu satu bulan untuk menyelesaikan masalah, apabila tidak maka ancaman penutupan akan direalisasikan. Sejumlah orang perwakilan mendapat kesempatan untuk masuk ke ruang paripurna gedung DPRD Sukoharjo melakukan pertemuan dengan Muspida Sukoharjo.

Perwakilan warga Nguter terdampak limbah bau PT RUM, Tomo mengatakan warga sudah sepakat satu suara meminta kepada Pemkab Sukoharjo melakukan penutupan pabrik PT RUM. Warga sudah sangat lama terdampak limbah bau, setiap hari warga mencium bau busuk menyengat dan membuat resah.

Keresahan warga semakin memuncak setelah diketahui ada beberapa orang terdampak limbah bau sampai muntah dan sakit. Bahkan beberapa orang warga lanjut usia dan anak sekolah terpaksa harus memakai masker.

“Sampai sekarang warga belum mendapat kejelasan kapan masalah limbah bau busuk selesai. Warga punya hak menghirup udara segar dan tidak memakai masker lagi. Pabrik PT RUM harus ditutup,” ujarnya.

Presdir PT RUM Pramono mengatakan, sudah melakukan berbagai tindakan untuk menyelesaikan masalah limbah bau. PT RUM meminta waktu sekitar satu tahun sambil menunggu menyelesaikan pemasangan mesin penghilang bau dan mendatangkan teknisi dari eropa.

Ketua DPRD Sukoharjo Nurjayanto mengatakan, pertemuan akhirnya ditengahi dengan kesepakatan bersama. Isinya yakni PT RUM diberi kesempatan waktu selama satu bulan untuk menyelesaikan masalah limbah bau.

Apabila tidak maka akan dilakukan penindakan tegas sesuai keinginan warga Nguter berupa penutupan pabrik. “PT RUM sudah berupaya menyelesaikan limbah bau. Warga kami minta untuk memberi kesempatan menunggu satu bulan,” ujarnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI