Wayang Kulit Hibur Perantau

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Kerjasama Pemkab Karanganyar dengan Pemko Batam terjalin makin erat. Bertajuk HUT ke-10 Paguyuban Warga Karanganyar Tenteram (PWKT) Kota Batam, kedua belak pihak memfasilitasi bazar produk UKM di area parkir Mal Kepri, Kamis-Sabtu (21-23/2). Sebanyak 22 stan Disperindagkop UMKM Karanyar dipakai para pengusaha mandiri menjual produknya. 

Tak hanya kuliner, namun juga perkakas rumah tangga berbahan kayu hingga jasa dan pendidikan. Beras organik asal Karanganyar sangat diminati. Kepala Disperindag Karanganyar, Waluyo Dwi Basuki mengatakan bazar efektif menjadi media promosi. 

"Membawa beras hitam, merah dan putih. Sekitar 10 kilo tiap jenis. Ini habis semua. Enggak banyak membawanya. Karena promosi produk. Pengunjung antusias. Banyak yang meminta nomor kontak produsen beras organik. Kami juga membawa sampel kerajinan kayu Tawangmangu. Sedangkan di stan lain diisi para perantau. Ada yang memiliki yayasan pendidikan di Batam," kata Waluyo. 

Ketua Umum PWKT Kota Batam, Suratno mengatakan sekitar 1.000 perantau bergabung di PWKT Kota Batam. Didasari latar belakang sama, mereka merasa perlu merapatkan barisan. (Lim)

BERITA REKOMENDASI