Yarsis Tinggal Tunggu PN Sukoharjo Eksekusi RSIS Pabelan

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Yayasan Rumah Sakit Islam Surakarta (Yarsis) masih menunggu pelaksanaan eksekusi oleh Pengadilan Negeri (PN) Sukoharjo terhadap sengketa Rumah Sakit Islam Surakarta (RSIS) Pabelan, Kartasura. Eksekusi diharapkan dilaksanakan secepatnya. Sebab pihak PN Sukoharjo telah melaksanakan tahapan constatering atau pencocokan aset.

Ketua Pengawas Yarsis Muhammad As’ad, Jumat (28/6/2019) mengatakan, Yarsis sangat jelas masih menunggu pelaksanaan eksekusi RSIS Pabelan, Kartasura oleh pihak PN Sukoharjo. Sebab secara ketetapan hukum Yarsis telah memenangi proses peradilan di persidangan.

As’ad menjelaskan, pihak PN Sukoharjo kemudian menindaklanjuti dengan melakukan constatering atau pencocokan aset dengan mendatangi RSIS Pabelan, Kartasura pada Jumat (28/6/2019) pagi. Pihak PN Sukoharjo dengan didampingi pengurus Yarsis melakukan pengecekan satu per satu aset di RSIS Pabelan, Kartasura.

“Penetapan ini sudah ada dalam Nomor 1/Pen.Pdt/ constatering/2019/PN.SKH jo, Nomor 3/Pdt.Eks/2018/PN.SKH jo, Nomor 95/Pdt.G/2015/PN.SKH jo, Nomor 395/PDT/2016/PT.SMG jo, Nomor 2530 K/Pdt/2017 jo, Nomor 61 PK/Pdt/2019 tentang Constatering,” ujarnya.

Yarsis sebelumnya telah mengajukan surah permohonan eksekusi kepada PN Sukoharjo sekitar Mei 2018 lalu. Permohonan tersebut dikabulkan PN Sukoharjo dengan melaksanakan constatering.

Pada pelaksanaan constatering pihak PN Sukoharjo melakukan pencocokan terhadap sejumlah aset Yarsis selalu pengelola RSIS Pabelan, Kartasura. Diantaranya seperti tanah berikut bangunan di Desa Pabelan, Kecamatan Kartasura atas nama Yarsis, mobil dan BPKB, ambulans dan lainnya. Constatering bahkan dilakukan PN Sukoharjo terhadap keberadaan para karyawan dan dokter.

“Tadi dari koordinasi dengan petugas PN Sukoharjo yang datang katanya hasil constatering ini akan disampaikan ke Ketua PN Sukoharjo. Nantinya setelah itu pihak PN Sukoharjo apakah cukup mengeluarkan surat keterangan saja sebagai bukti eksekusi atau melakukan pelaksanaan eksekusi terhadap RSIS Pabelan, Kartasura. Kapan dilaksanakan eksekusi kami harap bisa secepatnya,” lanjutnya.

Ketua Pengurus Yarsis Zaenal Mustaqim mengatakan, sudah ada kemajuan setelah PN Sukoharjo melakukan constatering. Sebab pelaksanaan tersebut sudah sangat lama ditunggu dan baru terlaksana sekarang.

“Sekarang tinggal menunggu pelaksanaan eksekusi dari pihak PN Sukoharjo terhadap RSIS Pabelan, Kartasura,” ujarnya.

Zaenal mengatakan, persoalan yang menimpa RSIS Pabelan, Kartasura sudah sangat lama dan telah ada penyelesaian hukumnya. Dasar atau landasan hukum juga sudah dimiliki Yarsis dengan keluarnya putusan dari Pengadilan Tinggi Jawa Tengah pada 18 Desember 2018 lalu. Putusan tersebut tertuang dalam nomor W12.U/3154/HT.00/XII/2018 tentang pelaksanaan eksekusi.

Zaenal menjelaskan, secara garis besar isi putusan Pengadilan Tinggi Jawa Tengah tersebut memerintahkan kepada PN Sukoharjo segera melaksanakan eksekusi terhadap RSIS Pabelan, Kartasura. Sebab PN Sukoharjo sudah tidak mempunyai alasan cukup untuk melakukan penundaan eksekusi tersebut terhadap putusan yang berkekuatan hukum tetap dan bersifat condemnatoir yang diajukan oleh pemohon eksekusi. (Mam)

BERITA REKOMENDASI