Konslet, Minimarket dan Huller di Cilacap Terbakar

Editor: Ary B Prass

CILACAP, KRJogja.com– Kebakaran diduga akibat hubungan arus pendek atau konsleting terjadi pada mini market dan huller (pabrik penggilingan padi) kerugian akibat kebakaran itu diperkirakan mencapai puluhan juta.
Kebakaran ini terjadi di sekitar  simpang empat Kalimantan atau Jalan Sutomo Kelurahan Gunung Simping, Cilacap Tengah, Senin (07/06/2021), sekitar pukul 00.20. “Kebakaran tersebut berawal Iksan Alfaris akbar (19) karyawan mini market, curiga mendengar suara benda jatuh di mes belakang mini market,” jelas Kepala UPT Damkar Satpol PP Cilacap, Supriyadi.
Iksan juga berusaha mencari tahu dan  ternyata di mes belakang itu terlihat ada kepulan asap pada  atap bangunan. Seketi ka Iksan  memberitahukan ke karyawan lain yang sedang  berjaga. Para karyawan mini market itu pun bergegas keluar dan meminta warga setempat untuk membantu memadamkan api.
Satu regu pemadam kebakaran pun didatangkan dari Pos Damkar Cilacap. Api kebakaran dapat dipadamkan, sehingga tidak sampai  merembet ke bangunan lain. Dugaan sementara kebajaran itu terjadi akibat konsleting pada instalasi listrik mini market tersebut.
Kebakaran sejenis terjadi menimpa sebuah huller atau pabrik penggilingan padi milik Abdul Nafsor, warga Jalan Kebon Sayur RT03 RW02 Desa Mbringkeng, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap, Minggu (06/06/2021).
Kebakaran itu berawal  dari Ridwan tetangga korban  keluar rumah saat mendengar suara mencurigakan dari pabrik penggilingan padi korban. Saat itu telihat api  sudah membakar bangunan pabrik itu. Seketika Ridwan memberitahukan kejadian itu ke pemilik pabrik. Sehingga korban dan warga berupaya memadamkan api kebakaran itu.
Karena lokasi kebakaran cukup jauh dari Pos Damkar Cilacap, sehingga ketika petugas pemadam membantu pemadaman, seluruh bangunan pabrik beserta isinya sudah ludes terbakar. “Kerugian akibat kebakaran itu, disamping bangunan pabrik, juga 10 Ton beras yang habis digiling senilai Rp 50 juta ikut hangus terbakar. Diduga kebakaran itu terjadi akibat hubungan arus pendek pada instalasi listrik pabrik penggilingan padi itu. (Otu)

 

BERITA REKOMENDASI