16 Kabupaten di Jateng Alami Kekeringan

PEKALONGAN, KRJOGJA.com – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengungkapkan, akibat kemarau panjang yang terjadi saat ini, di Jateng terdapat 16 Kabupaten yang dilanbda kekeringan. Untuk itu Gubernur memerintahkan kepala daerah setempat untuk memantau dan memberikan laporan kepadanya setiap hari.

Gubernur mengatakan hal ini kepada wartawan di Pekalongan Jumat (1/9). Gubernur juga mengatakan telah memberikan bantuan air bersih ke sejumlah pelosok desa di beberapa daerah yang mengalami kekeringan sebanyak 470 tanki. Bantuan paling banyak diberikan di Kabupaten Tegal.

"Saya minta Bupati dan jajarannya sampai kepala desa untuk memantau secara cermat bencana kekeringan ini. Hasil pantauan harus dilaporkan kepada saya setiap hari. Jika memang ada daerah yang membutuhkan droping air bersih, kita seipa untuk melakukannya,” tegas Gubernur.

Selain instruksi kepada kepala daerah agar memantau bencana kekeringan di daerah masing-masing, Gubernur juga memerintahkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng untuk bergerak menyalurkan air bersih di titik-titik kekeringan.

"Semua harus bergerak memantau. Jika menemukan ada daerah yang kekeringan dan butuh droping air, segera akan kirim. Banyak perusahaan yang akan menggunakan dana CSRnya untuk membantu masyarakat yang dilanda kekeringan. Pemprov Jateng tinggal mengkoordinasikan agar bisa tepat sasaran,” tutur Ganjar.

Menurut Kepala BPBD Jateng Sarwa Pramana yang ikut mendampingi Gubernur melakukan roadshow, kekeringan terjadi di 68 kecamatan di 16 kabupaten di Jateng. Pemprov Jateng sudah melakukan droping air bersih sebanyak 470 tangki. (Bdi) 

BERITA REKOMENDASI