57 Ribu Siswa SD di Rembang Divaksinasi 

Editor: Ivan Aditya

REMBANG, KRJOGJA.com – Program vaksinasi bagi anak sekolah dasar (SD) usia 6 hingga 11 tahun digencarkan Pemerintah Kabupaten Rembang Jawa Tengah. Pelaksanaan program ini merupakan implementasi atas Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) nomor 66 tahun 2021, tentang bergulirnya vaksinasi Covid-19 di kalangan anak. Penyelenggaraan vaksinasi juga bertujuan mempercepat terbentuknya kekebalan komunal di tengah masyarakat, serta mendukung proses pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah-sekolah.

Wakil Bupati Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro mengatakan kolaborasi lintas instansi dan elemen masyarakat membuat capaian vaksinasi di Rembang berada di atas anjuran pemerintah pusat. Saat ini capaian vaksinasi dosis pertama di Kabupaten Rembang mencapai lebih dari 80 persen.

Sementara warga yang telah mendapat vaksinasi dosis kedua berada di angka 49 persen. Raihan tersebut membuat Pemkab Rembang optimistis memasang target tinggi dalam program vaksinasi anak yakni 57 ribu siswa yang berasal dari 422 sekolah dan tersebar di 14 kecamatan.

“Dengan sebaran dan target yang besar ini, kolaborasi dari berbagai pihak sangat kami perlukan agar program berjalan sukses,” ujarnya disela peninjauan program vaksinasi anak di SDN 2 Gunungsari Kecamatan Kaliori, Jumat (21/01/2022).

Pihaknya memberi apresiasi terhadap instansi yang terlibat, di antaranya jajaran Dinas Kesehatan dan Puskemas, Dinas Pendidikan, Kementerian Agama Rembang, Polres Rembang, Kodim Rembang, juga unsur swasta seperti Susu MilkLife dan Djarum Foundation serta berbagai elemen masyarakat. Diharapkan dengan kerja gotong royong ini dapat segera mencapai target sehingga dapat melindungi anak-anak dari bahaya Covid-19.

Pemkab Rembang menargetkan 100 persen anak menerima vaksin dosis pertama pada awal Februari 2022 sehingga para orang tua merasa anaknya lebih terlindungi ketika mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang, hingga Kamis (20/01/2022), jumlah anak yang telah mendapatkan vaksin dosis pertama mencapai 36.500 anak atau 58 persen dari target yang diharapkan.

“Melihat banyaknya pihak yang turun tangan membantu program ini, kami optimistis vaksinasi anak akan rampung pada awal Februari untuk dosis pertama. Dan bulan Maret mereka sudah memperoleh vaksin dosis lengkap,” ungkapnya.

Program vaksinasi anak usia 6 -11 tahun dimulai pada 17 Januari hingga 18 Februari 2022 untuk dosis pertama. Sementara dosis kedua akan diberikan dalam rentang waktu 21 Februari hingga 25 Maret mendatang. Program ini menggunakan vaksin Sinovac yang berasal dari Dinas Kesehatan Rembang, Polres Rembang dan juga Kodim Rembang. Adapun vaksinator dan tenaga kesehatan diterjunkan oleh puskesmas yang berada di wilayah vaksinasi.

Direktur Marketing PT Global Dairi Alami, Soegiono menuturkan, pihaknya merasa terpanggil untuk ambil bagian dalam upaya melindungi anak-anak Indonesia dari bahaya Covid-19. Berdasar data satgas Covid-19 RI, sebanyak 13,1 persen pasien positif Covid-19 di Indonesia berasal dari kalangan anak dan remaja usia 0 – 18 tahun.

Untuk itu, program vaksinasi bagi anak merupakan langkah penting guna memberikan anak-anak ‘tameng’ ketika melakukan aktivitas utamanya yakni belajar baik di rumah maupun di sekolah. Sebelum Rembang, Susu MilkLife juga turut serta dalam program vaksinasi di Subang, Jawa Barat dan juga mendukung kegiatan vaksinasi anak di berbagai sekolah yang ada di wilayah DKI Jakarta.

“Program vaksinasi bagi anak ini menjadi upaya penting menjaga dan memastikan anak-anak selalu sehat dan terhindar dari ancaman penyakit, khususnya Covid-19. Untuk itu, kegiatan vaksinasi anak ini memang harus dilakukan secara bersama-sama oleh semua pihak baik dari sektor pemerintah maupun sektor swasta agar anak-anak di Rembang sesegera mungkin mendapat perlindungan melalui vaksin,” Papar Soegiono. (Trq/Ags)

BERITA REKOMENDASI