Ancaman Diwujudkan, Guru Honorer Blora Mulai Ogah Mengajar

BLORA, KRJOGJA.com – Ratusan guru honorer di Kabupaten Blora yang tergabung dalam Forum Honorer Kategori dua Indonesia (FHK2I) sudah mulai melakukan aksi tidak mengajar. Aksi membolos dan tidak mkengajar secara serentak tersebut dilkukan sebagai ungkapan kekecewaan dalam rekrutmen penertimaan CPNS (calon pegawai negeri sipil) tahun 2018. Anggota form masih melakukan peremuan-pertemuan terkait nasib mereka. 

"Terus terang kami para guru honorer sangat kecewa dengan rekrutmen penerimaan CPNS tahun ini yang sama sekali tidak menganggap perjuangan guru honorer.Dalam penerimaan CPNS tahun ini diberlakukan batasan usia K-2 yang bolehy mendaftar dengan batasan usia 35 tahun.Terus yang mengabdi puluhan tahun bagaimana dengan batasan usia," tutur Ketua FHK2I Kabupaten Blora Supardi, Rabu (19/9/2018). 

Ditambahkan oleh Supardi yang juga guru honorer SDN Jiken,Kecamatan Jiken Kabupaten Blora ini,para guru honorer menulis surat kepada Bupati dan Kepala Diknas/Kepala ekoah untuk meminta izin tidak mengajar sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Data yang ada menyebutkan di Kabupaten Blora terdapat 825 orang guru honorer. Para guru honorer yang kecewa nasibnya tidak tertolong dengan rekrutemen CPNS tahun 2018 sepakat mencari pekerjaan lain. (Ags)   

BERITA REKOMENDASI