Anggaran Dipangkas, Proyek Jalan Lingkar Terganggu

KUDUS (Krjogja.com)- Proyek jalan lingkar utara (jalingkut) Mijen Kecamatan Kaliwungu- Peganjaran Gebog Kudus sepanjang sekitar 5 kilometer, terganggu penyelesaiannya. Target penuntasan tahun 2017 tak akan berjalan mulus, menyusul dipangkasnya alokasi anggaran untuk kegiatan kekurangan pengadaan tanah sebesar Rp 5,5 miliar. 

Dana yang dikucurkan hanya untuk kepentingan appraisal (penilaian) sebesar Rp 100 juta. Sejumlah proyek publik lainnya di bawah Dinas Binamarga Pengairan Energi Sumber Daya Mineral (BPESDM) Kabupaten Kudus yang telah dialokasikan melalui dana APBD murni 2017 dipastikan juga tertunda. 

Kepala Dinas BPESDM Kudus Sam’ani Intakoris mengatakan, dari alokasi kegiatan yang dibiayai APBD murni 2017 sebesar Rp 103 miliar, kini tinggal sekitar Rp 73 miliar. Angka itu jauh di bawah kegiatan aspirasi dewan yang jumlahnya mencapai Rp 120 miliar. “Kegiatan aspirasi tidak masalah, asal prosedural dan semua pihak harus mengawal dan mengawasi. Penggunaan dana aspirasi tetap harus ada prioritas pemanfaatannya,” ujarnya, Minggu (27/11/2016). 

Sementara, pengedropan anggaran akan berdampak pada rencana pembangunan sejumlah proyek yang dibutuhkan masyarakat. Salah satunya penuntasan jalingkut Mijen- Peganjaran, serta perbaikan jembatan Banyu Semurup Desa Rahtawu Kecamatan Gebog.

“Harus ada skenario ulang untuk penuntasan jalan lingkar Mijen- Peganjaran, yang sebelumnya kami target tuntas pada 2017,” ungkapnya. (Trq)

BERITA REKOMENDASI