Angka Stunting di Pati Tinggi, Bupati Protes Keras

Editor: KRjogja/Gus

PATI, KRJOGJA.com – Bupati Pati, H Haryanto SH MM MSi protes keras, mengenai angka stunting, yang dinilai kontradiktif dengan penurunan angka kemiskinan. Stunting adalah merupakan kondisi gagal pertumbuhan pada anak (tubuh dan otak) akibat kekurangan gizi dalam waktu lama.

 

"Saya tidak yakin, kalau di Kabupaten Pati stuntingnya tinggi. Terlebih, tingginya angka stunting kontradiktif dengan penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Pati. Untuk membuktikan, saya sudah meminta data riil" tegasnya Jumat, (1/11).

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Pati pada 2018, merupakan desa dengan angka stunting tertinggi. Yakni  Desa Bogotanjung Kecamatan Gabus, Mulyoharjo (Pati Kota), Langenharjo (Margorejo), Bungasrejo (Jakenan), dan Desa Klakahkasihan kecamatan Gembong.

Bupati Haryanto mensinyalir, kemungkinan, angka stunting di Pati terdata cukup tinggi, karena dalam laporan antara stunting dan gizi buruk, datanya masih tercampur. "Padahal, itu merupakan dua hal berbeda" ucapnya.

"Dalam pembahasan APBD 2020, program pengentasan stunting menjadi satu diantara prioritas Pemkab Pati.

Selain dari APBD dan Dana Desa, tambah bupati  Haryanto, penanganan stunting di Pati juga akan mendapat intervensi dari Bank Dunia pada 2020. "Sudah ada MoU. Mudah-mudahan angka stunting bisa dikurangi" ucapnya. (Cuk)

 

 

BERITA REKOMENDASI