Balai Desa Agungmulya Diberondong Tembakan

Editor: Ivan Aditya

PATI, KRJOGJA.com – Puluhan aparat keamanan diterjunkan ke Desa Agungmulya Kecamatan Juwana untuk mengungkap aksi penembakan secara membabibuta di desa tersebut, Senin (02/09/2019) dini hari. Aksi obrak tembakan ini merupakan kejadian kedua setelah di pertigaan Tugu Bambu Runcing Wedarijaksa beberapa waktu yang lalu.

Pelaku aksi teror di Desa Agungmulya memuntahkan peluru dengan sasaran kantor kepala desa, rumah warga dan sejumlah mobil. Bahkan dari hasil penyisiran petugas, ternyata pelaku juga beraksi di Desa Genengmulyo dan Desa Tluwuk Kecamatan Wedarijaksa.

Baca juga :

Bupati Jamin Menabung di Bank Daerah Aman
Demi Pelantikan DPRD Pati, Seorang Haji Pulang Dipercepat

Kapolres Pati, AKBP Jhon Wesley Arianto meminta masyarakat tetap tenang. "Petugas masih melakukan pencarian pelaku penembakan" tegasnya.

Di Desa Agungmulyo pelaku menembaki balai desa dan lima mobil yang terparkir di dekat lokasi kejadian. Adapun lima kendaraan yang  diberondong peluru, terdiri mobil Daihatsu Grandmax, truk dan Honda CR-V.

Kasi Pembangunan Desa Agungmulya, Warso (64) menuturkan kejadian penembakan itu diperkirakan sekitar pukul 03.00 WIB. "Pelakunya diduga tiga orang, mengendarai dua sepeda motor" ujarnya.

Penembakan Balai Desa Agungmulyo menyebabkan pintu dan jendela berubang. Juga menyasar kendaraan Daihatsu Grand Max Nopol K 1870 PS milik Sutomo, pick up Daihatsu Grand Max Nopol AA 1675 JT milik Sugeng Prihatiyono, pick up Daihatsu Grand Max Nopol K 1796 MS Milik Fikril Budiharjo, truck colt diesel Nopol K 1345 NC milik Sutiyo dan kaca belakang Honda CRV Nopol K 7967 JA milik Suwarno.

Peluru juga mengenai pick up Daihatsu Grand Max Nopol K 1883 YD milik Ahmad Nur Kholik, kaca samping Suzuki APV nopol B 1366 HJ milik Edi Krisnanto, serta pintu truk Colt Diesel Nopol K 1389 WH milik Sutrisno warga desa Genengmulyo. (Cuk)

BERITA REKOMENDASI