Banjir Bandang Terjang Puluhan Rumah Di Desa Wonosoco Kudus

Editor: KRjogja/Gus

KUDUS, KRJOGJA.com – Puluhan rumah warga di kawasan wisata Desa Wonosoco Kecamatan Undaan Kudus, Selasa (4/11) sore diterjang banjir bandang yang datang dari lereng Pegunungan Kendeng (Pegunungan Kapur Utara). Gelontoran air setinggi antara 30-100 cm itu membawa material lumpur pekat dan bebatuan kecil, berlangsung sekitar 20 menut. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

Kepala Desa Wonosoco Setiyo Budi mengatakan, banjir bandang terjadi setelah hujan deras selama sekitar setengah jam mulai pukul 14.00 di kawasan Pegunungan Kendeng Desa Wonosoco. Luapan air bercampur lumpur masuk ke dalam rumah yang dihuni sekitar 50 kepala keluarga (KK) di RT.01,02,04-RW.01, sekitar pukul 14.30. Lumpur juga menutup kolam renang dan lokasi wisata Sendang Dewot.

“Ketinggian air yang datang dari lereng Pegunungan Kendeng itu mencapai satu meter. Ini banjir bandang ke sebelas sejak 10 tahun terakhir,” ungkapnya.

Camat Undaan Rinardi Budiyanto menambahkan, usai banjir bandang ratusan warga langsung membersihkan sisa lumpur di rumah masing- masing. Sedang pembersihan di area wisata Sendang Dewot dilakukan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus, aparat TNI-Polri, petugas kecamatan dan desa setempat.

Mereka membersihkan lumpur setebal hingga 20 cm dengan menyemprotkan air dari truk tangki dan pompa diesel ke halaman Sendang Dewot. Sedang lumpur yang masuk ke dalam kolam renang sendang wisata itu mencapai ketebalan 50 cm. 

Sementara menurut salah seorang warga RT.04-RW.01 Desa Wonosoco, Sukurmin (55), banjir datang begitu cepat dan air langsung menghilang. “Kami selalu was- was jika terjadi hujan lebat. Banjir bandang sering terjadi bahkan pernah menelan korban jiwa dan merusakkan rumah warga,” katanya.

Banjir serupa terakhir terjadi pada 21 januari 2017. Dua orang wisatawan hanyut, seorang korban warga Desa Undaan Lor Kecamatan Undaan tewas. Terjangan banjir juga menghanyutkan beberapa sepeda motor, dua di antaranya mengalami rusak berat. Selain itu, tembok pagar kolam renang sepanjang 20 meter tinggi 2 meter ambruk, dan dinding talud sungai sepanjang 15 meter ambrol. (Trq)

BERITA REKOMENDASI