Banjir dan Angin Kencang Jadi Ancaman Warga Pati

PATI, KRJOGJA.com – Cuaca ekstrem yang sering terjadi menyebabkan banyak bencana di Kabupaten Pati. Selain banjir, angin puting beliung menjadi bencana yang aling ditakutkan warga. 

Rumah milik Warjono (75) warga  Dukuh Slempung Kecamatan Dukuhseti, roboh akibat diterjang angin puting beliung, Selasa (11/12/2018). "Kerugian ditaksir mencapai Rp. 25 juta," kata anggota tim SAR Pati, Gunawan SH. 

Tak hanya itu, beberapa sungai juga mengalami penyumbatan akibat sampah, diantaranya kali Gono Desa Banjarsari, Kecamatan Gabus. Sampah menggunung memaksa warga bergotong royong melakukan pembersihan.  

Beberapa sungai kecil di wilayah kecamatan Margorejo dan Pati kota, juga tersumbat sampah. Warga meminta agar pemkab Pati segera menurunkan petugas pembersih sampah.

Sementara itu, untuk mengantisipasi datangnya musim banjir, memaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati menyiapkan dapur umum di daerah pengungsi korban banjir. "Semua pegawai BPBD sudah dilatih membuat menu makanan, khusus bagi korban banjir yang mengungsi,” kata Kepala BPBD Pati, Sanusi Siswoyo. 

BPBD Pati juga sudah memetakan daerah yang berpotensi terkena bencana banjir dan tanah longsor. "Ada 59 desa dari 7 kecamatan yang berpotensi terkena banjir. Sedang daerah yang rawan tanah longsor, ada 29 desa di 5 kecamatan," tegas kepala BPBD Pati. (Cuk)

BERITA REKOMENDASI