Banjir Pati Rusak 11.270 Hektar Tanaman Padi

Editor: Ivan Aditya

PATI, KRJOGJA.com – Banjir yang mengepung wilayah Pati bagian selatan sejak awal Febuari, merusak 11.270 hektar tanaman padi. Tanaman padi yang rusak, berumur 50 hari sampai 75 hari. Sementara itu, Bulog Subdivre II Pati akan melakukan penyerapan gabah dari petani.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Pati, DR H Muhtar menyebutkan, tanaman padi rusak akibat banjir di kecamatan Sukolilo, Kayen, Gabus, Margorejo, Pati Kota, Jakenan dan Juwana didapatkan 240 ha tanaman padi rusak. ”Jumlahnya ada tanam padi rusak 11.270 hektar, tergenang 7.104 hektare dan puso 4.996 hektar,” ujar Muhtar, Jumat (19/02/2021).

Sementara itu, pemerintah mengimbau petani korban banjir yang terpaksa panen dini, tidak perlu khawatir kalau padinya tidak laku di pasaran. Karena, Pasalnya, Bulog akan melakukan penyerapan (membeli) gabah dari petani.

Kepala Bulog Pati, Yonas Haryadi Kurniawan mengatakan, untuk penyerapan padi, pihaknya akan menggandeng mitra kerja. Ini disebabkan Bulog kesulitan melakukan proses pengeringan.

“Mitra yang kami gandeng harus mempunyai mesin pengering. Sehingga padi yang terendam banjir, secara cepat bisa diproses. Nanti, terus dibeli Bulog” ujarnya. (Cuk)

BERITA REKOMENDASI