Banjir, Petani Pati Panen Padi Muda

PATI, KRJOGJA.com – Petani terpaksa  memanen lebih awal karena takut padinya membusuk di sawah. Akibat banjir juga menyebabkan jembatan desa Pasucen kecamatan Trangkil rusak, serta  areal pertanian terendam air. 
      
Bupati Pati, H Haryanto memimpin operasi pembersihan sampah di sungai Kalidoro yang dipenuhi sampah dari kawasan gunung Muria. 

"Ini kalau dibiarkan bisa menyumpat arus air, sehingga menyebabkan banjir di dalam kota Pati" ujarnya, Selasa (6/2).

Sementara itu, Desa Glonggong  Kecamatan Jakenan menjadi sasaran arus banjir. Hal tersebut sebagai akibat meluapnya anak sungai Juwana. ‎Sedang di kawasan kecamatan Gabus, banjir memaksa petani setempat untuk memanen tanaman padinya. "Kalau tidak dipanen, nanti padinya malah busuk di sawah" tutur  Jamasri, petani asal Desa Banjarsari kecamatan Gabus.

‎Petani meminta pemerintah agar memperhatikan nasib petani yang merugi, sebagai akibat tanaman padinya rusak akibat banjir. ‎Bencana banjir juga merusak jembatan desa Pasucen Kecamatan Trangkil. Jalan yang di dekat jembatan tersebut amblas sehingga mengganggu arus kendaraan. (Cuk)

BERITA REKOMENDASI