Di Rembang, Baru 20 Ribu Lahan Sawah Ditanami

REMBANG, KRJOGJA.com – Sekitar 40 ribu lahan padi di wilayah Kabupaten Rembang hingga pertengahan bulan Februarii ini baru separohnya ( 20 ribu hektar,Red) yang tertanami. Kendala yang ada sulitnya air. Hal itu dikarenakan mayoritas lahan pertanian di wilayah ini masih mengandalkan air hujan (sawah tadah hujan,Red).

“Hanya sebagian kecil sawah yang ditanami padi,sebagian besar ditanami palawija,seperti jagung,mentimun,krai dan tanaman lain. Kalaupun padi ya jenis gogo rancah,” jelas Ir Suratmin,Kepala Dinas Pertanian dan tanaman pangan Kab Rembang di ruang kerjanya, Kamis (20/2) kemarin.

Suratmin bahkan menyempatkan untuk terjun ke lapangan guna memberi motivasi kepada para petani untuk tidak mudah semangat terkait anomali cuaca belakangan ini. Tapi hujan deran selama semalaman ( Rabu malam hingga dini hari) diharapkan akan mengobati kerinduan petani akan air hujan.

Kondisi tersebut diprediksi akan berpengaruh terhadap ketersediaan pangan (Gabah). Di Gudang Bulog stok beras yang ada hanyalah sisa pengadaan tahun lalu. Tahun ini kalaupun ada panen sekitar bulan juni itupun kulaitasnya kurang bagu,karena keterbatasan air sawah. “Kita memiliki keunggulan lain,termasuk hortikultura, akhirpekan ini akan kita gelar pameran hortikukltura dan buah-buahan,” kata Suratmin. (Ags).

BERITA TERKAIT