Baru Dilantik, Anggota DPRD Pati Langsung Gajian

PATI, KRJOGJA.com – Baru dilantik akhir Agustus kemarin, namun anggota dewan Pati periode 2019-2024 sudah mendapat gaji tanggal 3 September berkisar Rp 35 juta. Sementara itu, AKD DPRD Pati diperkirakan akan mempunyai delapan fraksi.

Sejak dilantik 27 Agustus, anggota dewan baru belum banyak kegiatan. Mereka masih disibukkan secara internal, yakni membuat fraksi-fraksi sebagai Alat Kelengkapan Dewan (AKD). Sesuai hasil pileg April lalu, maka PDIP,  PD, Gerindera, PKB, NasDem, partai Golkar, dan PPP berhak mendapat jatah fraksi penuh. 

Sedang  PKS, Hanura, dan Perindo diperkirakan harus melakukan koalisi guna membuat fraksi gabungan. Setelah ditetapkan fraksi, tahapan selanjutnya akan dilakukan pengusulan nama-nama untuk menduduki unsur pimpinan dewan. "Kalau FPDIP sudah mantap. Karena  meraih kursi terbanyak" ucap Sekretaris DPC PDIP Pati, Kokok Oenthersa SH MH, Rabu (11/9).

Sementara itu, sejumlah anggota dewan Pati dikabarkan sedikit kaget setelah menerima gajih pertama, bulan September ini. Hal itu disebabkan, gajih yang diterima tidak sebesar dari kabar yang beredar menjelang kampanye pileg lalu. Waktu itu muncul besaran gajih Rp 50 sampai Rp 60 juta. Namun pada gajih tanggal 3 September lalu, ternyata dibawah Rp 35 juta.

Kenyataan tersebut memaksa sejumlah anggota dewan harus mencari dana dari sumber lain. Mereka membutuhkan dana untuk diberikan ke timses yang sering membuat kegiatan sosial. Sehingga terpaksa harus pinjam ke bank atau koperasi.  "Bulan Agustus lalu banyak kegiatan yang digelar timses. Kita bantu sedikit-sedikit. Maka terpaksa harus pinjam ke bank" ucap anggota DPRD Noto Subiyanto dan juga  dibenarkan Suhardi. (Cuk)

BERITA REKOMENDASI