Bayi Dibuang di Puskesmas Kini Semakin Membaik

Editor: KRjogja/Gus

KUDUS (KRjogja.com) – Kondisi bayi perempuan yang dibuang orang tuanya kondisinya semakin membaik, setelah menjalani perawatan di RSUD Dokter Loekmono Hadi Kudus. Saat kali pertama dibawa ke Unit Gawat Daerurat (UGD), diduga bayi mengalami hipotermia (penurunan suhu tubuh). Setelah observasi rampung, dipastikan bayi butuh perawatan lanjutan di ruang PICU- NICU, ditempatkan di sebuah alat penghangat (infant warmer).

Kabid Perawatan RSUD Loekmono Hadi, Ari Jukisno dalam keterangan pers Sabtu (3/3) mengatakan, dilihat dari berat badan bayi itu sudah cukup normal untuk dilahirkan. Berat awal bayi 2,90 kilogram, sekarang bertambah menjadi 2,95 kilogram. Bayi dengan panjang 45 cm itu masuk UGD pada Kamis (1/3) sekitar pukul 20.30.

Pada pemeriksaan awal, ditemukan sedikit hematum pada kepala bagian belakang berupa benjolan kecil. Tetapi belum diketahui, benjolan itu disebabkan benturan atau trauma jalan lahir. Tanggung jawab penanganan di UGD dilakukan dokter Lia Nuraini.  

“Kondisi bayi saat ini cukup baik dan stabil, sudah bisa minum dan menangis,” ungkapnya.

Seperti diketahui, bayi naas tersebut ditemukan petugas kebersihan Kusrin dan Tumaidi, tergeletak di belakang kamar mandi gedung Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD) Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Sidorekso Kecamatan Kaliwungu Kudus, Kamis (1/3) pukul 16.30. Orang tua bayi yang tega membuang anaknya diduga DW (23), yang tak lain merupakan orang dalam pegawai UPT Puskesmas tersebut.

Ibu bayi saat ini menjalani perawatan di RSUD Loekmono Hadi. Kasus temuan bayi itu kini masih dalam penanganan pihak berwajib. (Trq)

BERITA REKOMENDASI