Belum Ada Ijin Tertulis, Nelayan Cantrang Takut Melaut

PATI, KRJOGJA.com – Nelayan kapal cantrang Juwana belum berani melaut. Hal tersebut disebabkan belum adanya ijin tertulis dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Jumlah kapal cantrang yang bertahan di pelabuhan Juwana mencapai 170an buah. Pemilik kapal dan ABK masih menunggu terbitnya ijin penggunaan cantrang yang terbaru.
       
Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Pati, Rasmijan mengungkapkan para nelayan cantrang tetap tidak berani melaut karena aturannya belum jelas tertulis. "Sampai saat ini belum ada ijin tertulis masalah perpanjangan operasional kapal cantrang," ujarnya, Senin (22/1/2018) kepada KRJOGJA.com.

Sebagaimana diketahui, pemerintah akhirnya mengijinkan perpanjangan operasional kapal cantrang. ‎Dihadapan pendemo, Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pujiastuti mengumumkan pemerintah secara resmi  memperbolehkan penggunaan alat tangkap cantrang.

Keputusan pemerintah tersebut  disambut gembira para pendemo.  ‎Namun setelah ditunggu para nelayan, ternyata pemerintah belum mengeluarkan ijin tertulis penggunaan cantrang. Nelayan belum berani melaut karena trauma akan ditangkapi lagi oleh pihak terkait.

"Semula nelayan cantrang merasa gembira karena penggunaan cantrang bisa dilegalkan. Tetapi nyatanya,  perpanjangan ijin melaut belum keluar," tambah Rasmijan.

Sejumlah nelayan yang ditemui mengaku siap mematuhi aturan pemerintah, dalam melegalkan kapal cantrang.

“Nelayan sangat menunggu masalah juknis pengajuan ijin. Karena ingin segera bisa  berlayar,” ungkap Kornas Nelayan, Hadi Sutrisno SE. (Cuk)

BERITA REKOMENDASI