Berkah Pandemi, Kebun Anggur Shodiq Omzet Belasan Juta Perbulan

Editor: Agus Sigit

PATI, KRJOGJA.com – Situasi pandemi Covid19 memaksa banyak orang untuk memutar otak supaya bisa bertahan hidup. Itulah yang dilakukan Sodiq Yusdiara, warga Desa Grogolan, Kecamatan Dukuhseti, Pati, Jawa Tengah. Dia banting stir, dari semula kerja pembibitan sawit beralih menjadi petani anggur.

Halaman rumah Shodiq Yusdiara dipenuhi puluhan pohon anggur yang ditanam 1,5 tahun yang lalu. Tumbuh menjalar di batang tiruan yang sengaja dipasang membentuk atap. Sehingga membuat halaman rumah jadi teduh.

“Covid19, membuat saya dirumahkan dari pekerjaan pembibitan sawit di Kalimantan Tengah. Terus saya mencoba menanam bibit anggur. Waktu itu, banyak tetangga yang menganggap usaha saya bakal sia-sia” kata Sodiq, Kamis (29/7).

Sodiq mengaku tidak patah semangat. Dia terus belajar cara budidaya pohon anggur jenis ninel karena mudah perawatannya.

“Per bulan bisa kirim 200 pot bibit anggur. Pembeli dari Gorontalo, Aceh, Medan, NTT, NTB hingga Bali,” ucap Sodiq.

Pendapatan Sodiq tambah tajir. Karena masyarakat wilayah Dukuhseti juga mulai tertarik melihat kebun anggur miliknya. Bahkan warga sekitar sengaja datang untuk membeli buah, atau selfi ditengah kebun anggur.

“Omzet jualan anggur per bulan bisa mencapai Rp 14 hingga Rp 15 juta,” tutur Sodiq. (Cuk)

 

BERITA REKOMENDASI