Camat Geram, Perangkat Desa Bolos Kerja

Editor: KRjogja/Gus

KUDUS (KRjogja.com) – Camat Undaan Kabupaten Kudus Catur Widiyanto geram setelah mengetahui adanya sejumlah perangkat desa bolos kerja. Dalam inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Pemerintahan Desa (Pemdes) Undaan Kidul dan Undaan Lor, Kamis (18/8) siang ditemukan tingkat kehadiran perangkatnya kurang dari 50 persen. Banyaknya perangkat yang tidak masuk kerja, membuat pelayanan terhadap masyarakat menjadi terganggu.

 

Di Undaan Lor, dari 13 aparat desa- termasuk kepala desa (kades), yang masuk kerja hanya enam orang. “Kami kecewa sekali dengan tingkat kehadiran yang begitu rendah. Sebelumnya pernah kami sidak, perangkat desa yang masuk kerja malah hanya empat orang. Pelayanan publik jelas terabaikan,” ujar Catur didampingi Kasi Pemerintahan Kecamatan Undaan, Rozaq.

Pihaknya juga memberikan sejumlah catatan kepada Kades Undaan Lor yang sering meninggalkan acara kedinasan tanpa izin. Di antaranya, mengikuti studi banding kearsipan di Surabaya 11-13 Agustus lalu. Padahal yang mendapatkan mandat adalah Kades Karangrowo, Wates dan Medini.   

Sebaliknya, camat memberikan apresiasi kepada Desa Undaan Kidul. Dari 19 perangkat desa dan kades, tingkat kehadirannya 100 persen. Hanya saja kades kemudian meminta izin untuk membantu warganya mengurus administrasi BPJS Kesehatan. “Untuk Perangkat Undaan Lor segera kami berikan pembinaan. Kalau masih bandel kami berikan surat peringatan. BPD setempat harus lebih maksimal memberikan pengawasan agar layanan masyarakat tak terabaikan,” pintanya.

Fungsi pelayanan di tingkat desa sekarang ini, menurutnya tergolong vital karena berbagai aktivitas mulai pengurusan izin usaha, KTP dan lainnya sudah ditangani desa. Langkah mengotimalkan pelayanan, lantaran kesejahteraan aparatur desa kini jauh lebih baik.

Dari beberapa kali sidak ke 16 desa, pihaknya mendapatkan gambaran kalau kepatuhan perangkat dalam bekerja masih perlu ditingkatkan. Harapan ke depan, kinerja perangkat desa benar- benar dapat diandalkan sehingga pelayanan kepada masyarakat desa berjalan maksimal. (Trq)

BERITA REKOMENDASI