Cuaca Semakin Buruk, Rembang Timur Dihajar Abrasi

REMBANG, KRJOGJA.com – Kabupaten Rembang khususnya kawasan timur sudah lama rentan dengan bencana abrasi (pengikisan air laut ke daratan,red). Sejak gelombang tinggi selama beberapa pekan ini, dua wilayah Kecamatan yang berada di pantai utara Jawa terus digempur gelombang tinggi.

Tingginya gelombang menurut pantauan KRJOGJA.com melanda di empat desa di dua wilayah Kecamatan,masing-masing Kecamatan Kragan dan Kecamatan Sarang. Bahkan poros jalan Daendels yang sudah berada di bibir pantai diharapkan segera mendapat perhatian, bukan hanya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tetapi juga dari Pemerintah Pusat.

Desa Karanganyar dan desa Karanglincak di Kecamatan Kragan serta Desa Tegalmulyo dan Desa Karangharjo Kecamatan Sarang merupakan desa pesisir yang mendapat musibah abrasi beberapa hari terakhir ini. Bupati Rembang, Abdul Hafidz meninjau lokasi bencana abrasi laut di desa Karanglincak Kecamatan Kragan, Kamis (1/3/2018). Kedatangan Bupati dan rombongan untuk memastikan secara langsung solusi permanen yang akan diberikan atas dampak dari abrasi tersebut.

Saat meninjau di beberapa titik bencana, Bupati mengatakan abrasi ini akan ditangani lebih serius lagi. Pihaknya akan memberikan solusi permanen dengan kisaran anggaran Rp 5 milyar sampai Rp 10 milyar untuk empat desa terdampak paling parah.

“Abrasi ini harus kita tangani serius, kalau setengah – setengah anggaran Rp 200 juta, Rp 300 juta itu bablas kena ombak. Kami ingin menangani serius dengan anggaran besar dan konsultan handal,” tuturnya.

Perencanaan penanganan abrasi akan dibuat secepatnya tahun ini, dan dilaksanakan tahun 2019 mendatang. Untuk penanganan sementara dibuat penghalang dari bambu (rajek bambu yang ditanam di pentai, red). Seperti diketahui, Kementerian Kelautan dan Perikanan sudah melakukan uji coba (pilot projec) penahan abrasi dan sudah mulai teruji dengan sampel di desa pesisir, Pasar Banggi kecamatan Kota Rembang.

Akibat bencana abrasi di dua wilayah kecamatan Rembang timur tersebut telah meluluhlantakkan beberapa rumah nelayan, mushola, pos nelayan, sekolahan dan beberapa fasilitas umum di dua Kecamatan.(Ags)

 

BERITA REKOMENDASI