Dilarang Bertemu Anaknya, Ima Mengadu ke JPPA

KENDAL, KRJOGJA.com – Sudah jatuh tertimpa tangga, begitulah ungkapan yang bisa diberikan untuk Imamatul warga Kebonharjo Patebon. Imamatul seorang pekerja migran harus menerima kenyataan pahit dicerai suaminya dan tidak lagi bisa bertemu anaknya karena hak asuh diberikan ke mantan suaminya.

“Saya bekerja dua tahun lebih di hongkong untuk membantu kehidupan keluarga, namun kenyataan pahit harus saya alami dicerai suami saya, dan malah dilarang ketemu anak saya,” ujar Imamatul, Senin (14/9/2020).

Imamatul yang sudah kembali ke Indonesia awal tahun 2020 lalu terus berjuang untuk bisa ketemu anaknya. Namun berkali kali pula dilarang bertemu anaknya oleh mantan suaminya. Hingga akhirnya mengadu ke Jaringan Perlindungan Perempuan dan Anak (JPPA) agar bisa bertemu dengan anaknya. “Tujuan saya meminta bantuan agar bisa ketemu dengan anak saya,” lanjutnya.

BERITA REKOMENDASI