Dinas Minta Dibongkar Dinding Talud Gedung PKL Colo Retak

Editor: KRjogja/Gus

KUDUS (KRJOGJA.com) – Dinding sandaran talud sepanjang 36 meter pada lantai bawah bangunan gedung tiga lantai yang akan difungsikan untuk pedagang kaki lima (PKL), asongan, dan terminal wisata di kawasan Pegunungan Muria Desa Colo Kecamatan Dawe Kudus, mengalami retak. Hal itu disebabkan oleh tekanan air yang menggerus masuk ke dalam tanah begitu kuat, akibat intensitas dan tingginya curah hujan yang terjadi awal tahun ini.

Berdasar pantauan KRJOGJA.com, Jumat (9/3), terdapat enam blok yang mengalami retak, setiap blok memiliki lebar 6 meter dan ketinggian sekitar 5 meter. Untuk menghindari terjadinya risiko yang tidak diinginkan, Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus selaku penyelenggara kegiatan meminta pihak rekanan untuk membongkar. Bangunan gedung saat ini masih dalam masa pemeliharaan.

Bangunan tiga lantai senilai Rp 21,3 miliar itu, baru selesai dibangun akhir Desember 2017. Pada lantai bawah seluas 2.220 meter per segi digunakan terminal bus. Lantai dua seluas 2.405 meter per segi untuk menampung 137 los PKL, dan lantai tiga dibangun dua gardu pandang masing- masing berukur 7,5 x 7,5 meter per segi.

Direktur PT Kokoh Prima Perkasa selaku pelaksana kegiatan, Aris Subagyo menyatakan bertanggung jawab atas masalah bangunan itu. Pembongkaran dinding talud sudah dilakukan, dan pembenahan diharapkan rampung akhir Maret nanti. Retak pada dinding talud tersebut telah diketahui Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejati Jateng dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Dinding talud kami bongkar karena adanya retakan. Jadi kalau ada yang bilang dinding talud ambrol atau longsor itu tidak benar,” tegasnya.

Hal itu dibenarkan Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Sudiharti. Pihaknya yang meminta dinding talud dibongkar dan dibangun kembali dengan tulangan lebih kuat. Tahun 2018 ini bangunan gedung akan disempurnakan dengan alokasi anggaran Rp 5 miliar.

“Mudah-mudahan tahun ini rampung dan segera dapat difungsikan,” katanya. (Trq)

 

BERITA REKOMENDASI