Dorong Sadar Kebersihan, DLH Blora Tempatkan Drop Box Sampah di Perkantoran

BLORA, KRJOGJA.com – Pemkab Blora mulai serius menangani sampah yang berasal dari limbah perkantoran dan rumah tangga, terutama sampah mengandung bahan yang sulit diolah dan berbahaya bagi lingkungan. Salah satunya dilakukan dengan cara menempatkan drop box di kantor-kantor pemerintah.

“Ada sekitar 40 drop box sampah spesifik yang kami tempatkan di kantor-kantor di lingkungan Pemkab Blora. Di Jateng baru Kabupaten Blora yang melakukan pengelolaan sampah spesifik dengan menempatkan drop box di perkantoran,” ujar Kepala Bidang Kebersihan, Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blora, Bayu Himawan kepada KRJOGJA.com, Rabu (22/12/201).

Dikatakan, saat ini belum banyak masyarakat yang memahami tentang sampah spesifik dan bagaimana mengelolanya. Sampah spesifik diatur dalam PP Nomor 27 Tahun 2020. Sampah spesifik meliputi sampah yang mengandung bahan yang sulit diolah tersebut seperti kaleng bekas semprotan nyamuk, lampu TL, baterai bekas, charger handphone, dan cartridge bekas.

“Pengelolaan sampah spesifik harus kita kelola tersendiri karena sampah atau limbah tersebut mengandung bahan berbahaya dan beracun. Dengan adanya drop box di kantor-kantor pemerintah, akan meminimalisir kekhawatiran tentang bahaya yang ditimbulkan dari sampah spesifik. Termasuk bisa sebagai langkah antisipasi pencegahan penularan Covid 19 varian baru omicron, karena di drop box ada kompartemen tempat pembuangan masker bekas, sarung tangan bekas dan tisu bekas yang berpotensi sebagai sarana penularan virus Covid 19,” terang Bayu. (Tas)

BERITA REKOMENDASI