Forkopimda Pati Tutup Semua Kawasan Lokalisasi

Editor: Agus Sigit

PATI, KR Jogja.com – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Pati melakukan penutupan sejumlah tempat prostitusi. Hal tersebut tertuang pada deklarasi bersama yang ditandatangani Bupati Haryanto, Wakil Bupati Saiful Arifin, Ketua DPRD Pati Ali Badrudin, Kapolres AKBP Christian Tobing, Dandim Letkol Czi Adi Ilham Zamani, Kajari Pati Mahmudi, dan Ketua Pengadilan Negeri Pati Marice Dillak.

Dalam apel gelar pasukan PPKM Level 3 sekaligus pengamanan penutupan lokasi prostitusi, anggota Forkopimda bergerak menuju ke kawasan Lorong Indah (LI) di Margorejo. Kemudian memasang banner imbauan agar penghuni serta pemilik warung segera meninggalkan lokasi.

Bupati Pati, H Haryanto SH MM MSi mengimbau pemilik tempat prostitusi agar membongkar sendiri tempat usahanya. “Tindak lanjut deklarasi penutupan tempat prostitusi, akan dilakukan penutupan LI di Wagenan, dan Kampung Baru di Ngemblok City. Saat ini tahapan pendekatan. Kita upayakan tidak ada yang membandel, karena mereka melanggar rencana tata ruang wilayah (RTRW ). Ancaman hukuman bisa berlapis. Ada yang 4 tahun, sampai meningkat jadi cukup berat,” tegas bupati H Haryanto, Jumat (20/8).

“Kami akan memberikan pelatihan terhadap warga LI dan tempat prostitusi lain. Seperti kursus kecantikan, tata boga, bengkel dan akan dibantu dengan peralatannya. Supaya mereka bisa bekerja secara baik” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI