Ganjar Apresiasi Penanganan Covid di Pati

Editor: KRjogja/Gus

PATI, KR Jogja Com – Virus Corona mengganas di Pati. Pasien terdampak covid-19 harus dirawat didalam mobil keluarga pengantar di pelataran rumahsakit, karena tidak mendapatkan kamar perawatan. Sedang pemakaman dengan standar protokol covid-19, per harinya lebih dari 20 jenasah.

Gubernur Ganjar Pranowo mengakui Kabupaten Pati menjadi perhatiannya, sebab daerah zona merah di Jateng. Sehingga dia mengunjungi RSUD Soewondo, tempat karantina hotel Kencana, dan pelaksanaan “Jogo Tonggo” desa Kudur Kecamatan Winong, Selasa (15/6).

Gubernur Jateng mengapresiasi pemkab Pati mengambil langkah menyewa hotel untuk tempat isolasi pasien covid19. “Pasiennya bisa dirawat dengan baik. Ini penanganan yang bagus. Kalau daerah lain bisa meniru, tentu lebih baik,” ujarnya.

Bupati Pati, H Haryanto SH MM MSi mengatakan, hotel Kencana sengaja disewa sebagai tempat isolasi terpusat dan OTG. Karena tersedia 94 kamar serta menyiapkan Diklat KB.
Bupati Haryanto menyebut, ada 670 yang isolasi mandiri. Sedangkan yang sakit 203, suspect gejala 214. Dan yang menjalani isolasi dipusat 60 orang.

“Dari 21 kecamatan, yang zona merah ada 14 kecamatan. Desa ada 38 desa, 151 RT RW. Sehingga jangan digeneralisasi bahwa seluruh Kabupaten Pati zona merah. Tidak. Karena kalau dihitung prosentase hanya 2%”, tutur bupati Haryanto.

BERITA REKOMENDASI