Grobogan Terima Penghargaan STBM dari Menkes

Editor: KRjogja/Gus

GROBOGAN, KRJOGJA.com – Kabupaten Grobogan menerima penghargaan  STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) berkelanjutan dari Kemenkes karena dinilai berhasil menjadi daerah Open Defecation Free (ODF) atau bebas buang air sembarangan. Penghargaan diserahkan Menkes Nila F Moeloek kepada Bupati Grobogan Sri Sumarni diwakili Asisten II Setda Ahmadi Widodo di Auditorium Siwabessy Kantor Kemenkes, Kamis (18/10/2018).

“Grobogan merupakan satu dari 23 Kabupaten/Kota se-Indonesia yang menerima Indonesia penghargaan STBM berkelanjutan dari Menkes. Tentunya penghargaan ini perlu disyukuri dan bisa dijadikan pendorong Grobogan lebih berhasil dalam bidang kesehatan,” ujar Kabag humas Setda Grobogan Drs H Teguh Harjokusumo MSi, di sela-sela mendampingi Asisten II di Jakarta.

 Dikatakan, Kabupaten Grobogan telah dinyatakan ODF tahun 0216 yang dideklarasikan oleh Menkes di Desa Panunggalan Kecamatan Pulokulon 31 Mei 2016. Menurut Teguh, pencapaian prestasi tersebut tidak lepas dari peran masyarakat dan swasta. “Status sebagai daerah ODF yang disandang Grobogan tentu memberikan konsekwensi kepada kita semua, bahwa tidak hanya sekedar akses sanitasi yaitu upaya masyatakat untuk buang air besar (BAB) tidak hanya sekedar di jamban yang baik dan sehat, tetapi juga harus bisa meningkatkan pelaksanaan pilar selanjutnya, yaitu membiasakan masyarakat cuci tangan pakai sabun dan penggunaan air minum yang sehat, serta mengelola limbah cair rumah tangga agar lingkungan menjadi sehat,” terang mantan Camat Ngaringan ini. (Tas)

Asisten II Setda mewakil Bupati Grobogan (tengah) saat menerima penghargaan STBM dari Kemenkes. (Foto: M Taslim Hadi)

 

 

BERITA REKOMENDASI