Imbauan Gubernur Di Rumah Saja di Pati Terusik Banjir

Sedang koordinator Dulur Ganjar (DG) Pati, Budi Antoro menyatakan awalnya masyarakat merespon bagus terhadap imbauan gubernur Jateng. “Tetapi, ketika ada suara berkeberatan (red – nyinyir, lebay ), lalu membuat warga terprovokasi” ujarnya.

“Tetapi, karena ada hujan yang terus mengguyur wilayah Pati, malah warga jadi membenarkan imbauan mas Ganjar” ucap Budi Antoro yang diamini ketua LSM Bina Insani, drs Pramudya L.

Sementara itu, luasan banjir di Pati terus bertambah. Seperti di Sukolilo, Kayen, Gabus, Jakenan, Pati Kota, Margorejo dan kecamatan Juwana. Hal tersebut disebabkan melubernya muara sungai Silugonggo. Ketinggian air di jalan desa (perkampungan) berkisar 30 hingga 50 cm. Jika hujan tidak segera reda, dikhawatirkan air akan membenamkan ribuan hektar tanaman padi lagi. Termasuk juga, air mulai masuk ke dalam rumah penduduk.

“Warga resah karena ketinggian air banjir terus bertambah” kata Agus Supriyanto (Jakenan) dan Aris Sugiyono, relawan Sukolilo.

Bupati Haryanto, Sekda Suharyono, kapolres AKBP Arie Ppasetya Syafaat, Dandim 0718 Letkol Czi Adhi Ilham Zamani SE, PMI dan BPBD melakukan peninjauan di sejumlah desa yang mengalami kebanjiran. “Kita memberikan bantuan sembako kepada warga yang terdampak banjir akibat luapan sungai Silugonggo”, kata bupati Haryanto.

BERITA REKOMENDASI