Ini Identitas 4 Korban Tewas Bus Maut di Kudus

Editor: KRjogja/Gus

KUDUS (KRJogja.com) – Empat korban tewas dalam kecelakaan Bus Patas Indonesia nopol H 7519 UV jurusan Surabaya- Jepara, teridentifikasi sebagai warga Kudus. Bus tersebut terbalik di sebuah simpang lima (proliman) Jalan Lingkar Tenggara, Desa Tanjungkarang Kecamatan Jati Kudus setelah menghantam tujuh sepeda motor dan empat mobil yang tengah berhenti di lampu traffic light jalan menuju arah Purwodadi Grobogan.

 

Sebanyak 45 korban dilarikan ke rumah sakit. Empat di antaranya meninggal seluruhnya pengendara sepeda motor, yaitu pasangan suami istri Edi Handoko (36) dan Sri Mulyaningsih (40) warga RT.02-RW.01 Desa Wates Kecamatan Undaan Kudus, serta Joko Purnomo (33) dan Falik (30) keduanya keluarga asal Desa Jetis Kapuan Kecamatan Jati Kudus.

 

Sedang korban luka berat dan ringan dirawat di RSU Mardi Rahayu sebanyak 33 orang, dan RSUD Loekmono Hadi Kudus 12 orang. Terdapat sejumlah ekor kambing kurban terluka, setelah kendaraan ikut diseruduk bus.

“Korban luka berat kebanyakan penumpang bus dan pengemudi motor, sebagian mengalami patah kaki dan tangan,” ujar petugas Jasa Raharja Penanggungjawab Samsat Kudus, Kamis (31/8) malam.

Peristiwa laka maut terjadi sekitar pukul 18.20, diduga setelah bus mengalami rem blong saat melewati lampu traffic light. Sopir bus Ikhwan Mukminin (46) warga Tireman Kota Rembang, tak mampu mengendalikan kendaraan bus yang melaju kencang, dan membanting stir ke kiri sebelum akhirnya menabrak sejumlah motor dan mobil dan terguling.

Sopir dan Kernet bus Ahmad Junaidi (66) warga Desa Soditan Kecamatan Lasem Rembang, masih diperiksa di Mapolsek Jati Kudus. Saat kejadian, diduga bus sarat penumpang melebihi kapasitas yang ditentukan.—(Trq)–

BERITA REKOMENDASI